Kolaborasi Jakarta Movin dan MALIQ & D’Essentials, Hadirkan Musikal Sci-Fi ‘Senja Teduh Pelita’

Navaswara.com – Katalog lagu milik grup musik legendaris MALIQ & D’Essentials bakal bertransformasi ke panggung teater. Berkolaborasi dengan Jakarta Movin dan didukung Indonesia Kaya, mereka siap menyuguhkan pertunjukan musikal science fiction (sci-fi) futuristik bertajuk Musikal Senja Teduh Pelita.

Pertunjukan ini dijadwalkan tampil pada 3 – 12 Juli 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Karena tingginya antusiasme penonton pada penjualan tiket presale, jadwal tampil yang semula hanya sampai 5 Juli akhirnya resmi diperpanjang.

Lantas, seperti apa kisah yang diangkat dan bagaimana lagu-lagu hits MALIQ & D’Essentials dirangkai di dalamnya? Simak rangkumannya di bawah ini.

Bagaimana jika masa depan tidak lagi berada di tangan orang dewasa? Musikal Senja Teduh Pelita membawa penonton ke masa depan, saat bumi porak-poranda akibat perubahan iklim, perang, hingga krisis yang tak kunjung usai.

Ketika seluruh orang dewasa menghilang, populasi menyusut, dan bumi kehilangan keseimbangan, anak-anak menjadi satu-satunya harapan yang tersisa. Tanpa perlindungan, mereka harus bertahan hidup sekaligus membangun dunia yang lebih baik.

Di tengah situasi pelik ini, seorang anak bernama Arah (diperankan oleh Alf Elijah Sigarlaki dan Daria Lakshmi Algamar) membentuk Pasukan Pelita. Bersama delapan anak lainnya dengan keahlian unik, mulai dari listrik, membaca bintang, hingga memahami bahasa hewan, Arah memimpin perjalanan mencari harapan baru bagi masa depan bumi.

“Karakter Arah dan temannya Kala ini akan diperankan oleh dua orang dengan gender yang berbeda, yaitu versi laki-laki dan versi perempuan. Secara esensi jalannya sama, tapi membawa emosi yang berbeda,” ujar Nuya Susantono, Produser dan Sutradara Musikal Senja Teduh Pelita.

20 Lagu MALIQ & D’Essentials yang Dikemas Baru

Memasuki usia ke-24 tahun berkarya, MALIQ & D’Essentials terus memperluas cara mereka terhubung dengan pendengar. Musikal ini menjadi langkah awal mereka mengembangkan IP kreatif dari katalog lagu-lagunya.

Sebanyak 20 lagu hits MALIQ & D’Essentials dipilih dan diadaptasi untuk membangun emosi serta konflik cerita. Mulai dari lagu ‘Senja Teduh Pelita’, ‘Himalaya’, ‘Aurora’, ‘Jalan Pulang’, hingga trek dari album baru mereka, Begini Begitu.

Vokalis MALIQ & D’Essentials Angga Puradiredja mengaku sangat mengapresiasi proyek ini. Ia tidak pernah membayangkan lagu-lagu mereka bisa menjelma menjadi sebuah narasi teater yang utuh.

“Bagi MALIQ & D’Essentials, kolaborasi ini bukan sekadar adaptasi lagu ke medium yang berbeda, tetapi juga sebuah kesempatan untuk melihat musik kami hidup, bergerak, dan menemukan makna baru di hadapan penonton,” tutur Angga.

Dukungan dari Indonesia Kaya

Konsistensi Jakarta Movin dalam melahirkan karya seni pertunjukan yang relevan juga mendapat apresiasi dari Indonesia Kaya. Billy Gamaliel, Program Manager Indonesia Kaya, menilai adaptasi ini sebagai langkah penting untuk ekosistem seni pertunjukan Indonesia.

“Melalui Musikal Senja Teduh Pelita, kami melihat bagaimana sebuah cerita yang unik dan relevan dengan tantangan masa depan dapat dikemas menjadi pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi,” kata Billy.

Ia juga menambahkan bahwa proyek ini menjadi ruang yang sangat baik bagi generasi muda untuk terlibat langsung dan berkarya di industri seni.

Menariknya, pertunjukan ini tidak hanya memberikan suguhan visual futuristik yang hangat di panggung. Musikal Senja Teduh Pelita juga dipastikan bekerja sama dengan lembaga pengelolaan sampah sebagai aksi nyata menjaga bumi.

Bagi Anda yang tidak ingin ketinggalan momen ini, pembelian tiket resmi Musikal Senja Teduh Pelita sudah bisa diakses melalui situs atau aplikasi Tiket.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *