Navaswara.com – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) memperketat pengawasan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 sebagai upaya menjaga integritas, kredibilitas, dan keadilan proses seleksi masuk perguruan tinggi.
Sejak hari pertama pelaksanaan pada 21 April hingga 2 Mei 2026, pengawasan dilakukan berlapis, bahkan dimulai sejak peserta tiba di lokasi ujian. Setiap peserta tidak langsung masuk ke ruang ujian, melainkan harus melalui serangkaian pemeriksaan yang dirancang untuk memastikan keabsahan identitas dan mencegah potensi kecurangan.
Salah satu langkah yang paling krusial adalah verifikasi identitas berbasis pencocokan wajah dengan dokumen resmi. Petugas memastikan bahwa peserta yang hadir benar-benar sesuai dengan data yang terdaftar. Proses ini menjadi filter awal untuk menutup celah praktik perjokian yang kerap menjadi perhatian dalam seleksi berbasis tes.
Tidak berhenti di situ, pemeriksaan juga dilakukan secara fisik dengan bantuan metal detector. Setiap peserta diperiksa untuk memastikan tidak membawa perangkat elektronik atau alat bantu lain yang dilarang selama ujian berlangsung. Langkah ini diambil untuk menjaga fairness sekaligus menciptakan suasana ujian yang aman dan kondusif.
Pendekatan yang dilakukan UPNVJ ini menunjukkan bahwa pencegahan kecurangan tidak lagi sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian penting dari sistem seleksi itu sendiri. Kampus ingin memastikan bahwa setiap hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta secara objektif.
Di tengah tingginya antusiasme calon mahasiswa mengikuti UTBK-SNBT, UPNVJ juga mengingatkan bahwa kejujuran tetap menjadi nilai utama yang tidak bisa ditawar. Peserta diminta untuk mematuhi seluruh ketentuan, mulai dari kelengkapan dokumen hingga mengikuti alur pemeriksaan dengan tertib.
Dengan pengawasan yang semakin ketat, UPNVJ berharap proses seleksi nasional ini tidak hanya menghasilkan mahasiswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas yang kuat sebagai bekal di dunia pendidikan tinggi maupun kehidupan ke depan.
