Navaswara.com – Seniman asal Bandung, Haviez Ammar menghadirkan pameran tunggal berjudul “Awakened Body: Raga Eling” di ZEN1 Gallery, Kuta, Bali. Berawal dari kesuksesan Haviez melangsungkan pameran di tanah kelahirannya, ia melanjutkan ini pameran ke Pulau Dewata dan belangsung sejak 17 April – 6 Mei 2026.
Bukan hanya menampilkan karya seni terbaiknya, ajang ini juga mengajak pengunjung untuk berpikir dan merenung. Melalui pameran ini, Haviez Ammar ingin menyampaikan bahwa tubuh kita mampu menyimpan berbagai memori atas pengalaman hidup yang membentuk kesadaran manusia.
“Raga Eling” juga membahas tentang kesadaran tubuh yang terus berkembang dan merespons kehidupan. Ide ini banyak dipengaruhi oleh pengalaman pribadi Haviez saat belajar di pesantren. Pengalaman tersebut kemudian ia tuangkan ke dalam karya dengan visual yang cukup kompleks.
Bukan menggunakan tinta layaknya karya lukis lain, dalam pameran ini, Haviez Ammar menampilkan karya-karya yang dibuat menggunakan pensil. Tak sembarangan, meski menggunakan pensil, Haviez menampilkan berbagai objek dengan detail yang sangat menakjubkan.
Salah satu karya yang ditampilkan adalah “Sembahyang”. Karya ini menggambarkan seseorang yang sedang melakukan ritual dengan sikap yang tenang, namun terasa memiliki tekanan batin yang kuat. Melalui karya ini, Haviez ingin menunjukkan bahwa tubuh bukan hanya bentuk fisik, tapi juga tempat manusia melatih kesadaran, kedisiplinan, dan hubungan dengan sesuatu yang lebih besar, seperti spiritualitas atau kehidupan itu sendiri.
Didominasi oleh warna keabuan, hitam, dan putih, gerakan tubuh dalam karya ini menggambarkan perenungan dan ketenangan. Gestur tersebut dipercaya menjadi simbol perjalanan batin manusia dalam memahami dirinya sendiri.
Pameran ini dikuratori oleh Wildan F. Akbar dan bekerjasama dengan Artventour juga komunitas Bormove yang membuat pameran ini lebih hidup. Selain memamerkan karya lukis, “Awakened Body: Raga Eling” juga menyuguhkan berbagai kegiatan menarik seperti diskusi, workshop, dan live drawing.
