Sosialisasi Tata Kelola Lewat Kreativitas Film, Inilah Pemenang Kategori Film Pendek ABPEDNAS Jaksa Garda Desa 2026

Navaswara.com – Momen perayaan tata kelola desa di Indonesia baru saja mencapai puncaknya. Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) secara resmi mengumumkan deretan pemenang dalam ajang bergengsi ABPEDNAS Jaga Desa Awards 2026.

Acara yang berlangsung meriah pada Minggu (19/04/2026), di Hotel Fairmont, Jakarta ini, bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah simbol apresiasi tinggi terhadap transparansi, akuntabilitas, dan kreativitas dari seluruh lapisan masyarakat.

Kategori penghargaan pun sangat beragam, mulai dari aspek administrasi yang ketat hingga pendekatan kreatif seperti film pendek. Dominasi perolehan juara tahun ini dipegang oleh desa-desa dari Jawa Tengah dan Jawa Barat, yang menunjukkan komitmen kuat dalam kepatuhan entri data dan tata kelola keuangan yang sehat.

Salah satu sorotan utama adalah kemenangan film pendek berjudul “Jaga Cowong” dari Desa Karangmangu, Cilacap. Film ini berhasil memborong gelar Film Terbaik, Sutradara Terbaik, hingga Juara Umum. Kualitas narasinya yang kuat membuat karya ini direncanakan akan segera diangkat ke layar lebar secara profesional.

Nek Ningsih Jadi Bukti Karya Tak Mengenal Usia

Di balik euforia para pemenang, ada satu momen yang sangat menyentuh hati para undangan, yakni dimenangkannya penghargaan Aktris Terbaik oleh Nek Ningsih melalui perannya dalam film berjudul “Beas Nu Leungit”.

Yudhi Andriani, putri dari Nek Ningsih yang berasal dari Desa Pertawangi, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyampaikan rasa bangganya yang mendalam. Baginya, kemenangan ini merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan sekaligus pengingat penting bagi generasi muda.

“Ini sebenarnya motivasi buat anak-anak muda. Meskipun sudah lanjut usia, ibu saya tetap bisa berkarya dan memenangkan award ini. Jadi, untuk anak muda, teruslah berkarya dan jangan pernah patah semangat karena usaha tidak pernah menghianati hasil,” ujar Yudhi dengan penuh haru saat mewakili ibunya.

Tak hanya Yudhi, apresiasi terhadap acara ini juga datang dari Henning Nugrahani, Lurah Cempaka Putih Timur. Di mana film berjudul “Awas Ga Sama!” dari Kelurahan Cempaka Putih terpilih sebagai Film Terfavorit. Ia pun menyatakan bahwa inisiatif ABPEDNAS ini sangat positif bagi para aparatur desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

“Acara ini sangat bagus untuk menilai kreativitas kita dalam menjaga desa, terutama dalam hal pengelolaan keuangan agar lebih transparan dan akuntabel,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *