Navaswara.com — Ramadan selalu punya cara untuk mempertemukan banyak hal dalam satu momen yang sama: kehangatan, refleksi, sekaligus kepedulian. Nuansa itu terasa kuat di ARTOTEL Harmoni Jakarta yang tahun ini kembali menggelar program bertajuk “A Month of Kindness and Giving”.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (16/3/2026) ini bukan sekadar agenda tahunan biasa. Di tengah ritme kota yang cepat, hotel yang berlokasi di pusat Jakarta ini justru memilih berhenti sejenak untuk berbagi. Manajemen, karyawan, hingga anak-anak dari panti asuhan berkumpul dalam satu ruang yang sama, menciptakan suasana yang terasa hangat dan akrab sejak awal acara dimulai.
Area Courtyard yang biasanya menjadi ruang santai, sore itu berubah menjadi lebih hidup. Dekorasi Ramadan yang sederhana tapi terasa dekat, dipadukan dengan busana muslim yang dikenakan para tamu, membuat suasana terasa lebih intim, tidak berjarak.
Menjelang waktu berbuka, suasana menjadi semakin khusyuk saat tausiyah disampaikan oleh Babay Syaubari. Ia mengangkat tema tentang makna berbagi di bulan Ramadan, bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tapi juga sebagai cara menjaga keseimbangan hubungan dengan sesama.

Di momen seperti ini, pesan yang disampaikan terasa lebih membumi. Bahwa berbagi tidak selalu soal besar kecilnya bantuan, tapi tentang kehadiran dan kepedulian yang nyata.
General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta, Arbiter Gerhard, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya hotel untuk hadir lebih dekat dengan lingkungan sekitar.
Menurutnya, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mengingat kembali makna keberadaan sebuah bisnis, bukan hanya sebagai entitas komersial, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas. “Kami ingin memastikan kehadiran ARTOTEL Harmoni Jakarta bisa memberi arti lebih, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Setelah tausiyah, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim. Tidak hanya dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga bingkisan yang diharapkan bisa mendukung kebutuhan sehari-hari dan pendidikan mereka. Momen ini berlangsung sederhana, tapi justru di situlah terasa kehangatannya.
Program ini sendiri merupakan bagian dari inisiatif “Artotel Wanderlust”, sebuah gerakan dari Artotel Group yang mendorong setiap unit usahanya untuk memberi dampak positif di lingkungan tempat mereka berada.
Ketika azan magrib berkumandang, suasana berubah menjadi lebih santai. Semua yang hadir berbuka bersama, menikmati hidangan khas Ramadan yang disiapkan oleh tim kuliner hotel. Dari takjil tradisional hingga menu utama dengan cita rasa rempah, semuanya disajikan dalam suasana kebersamaan yang terasa tulus.
Acara kemudian ditutup dengan salat magrib berjamaah dan ramah tamah. Tidak ada yang berlebihan, tapi justru meninggalkan kesan yang cukup dalam. Sebuah pengingat sederhana bahwa Ramadan bukan hanya tentang ritual, tapi juga tentang bagaimana kita hadir untuk orang lain.
Melalui kegiatan seperti ini, ARTOTEL Harmoni Jakarta seolah ingin menegaskan satu hal: bahwa kebaikan tidak perlu menunggu momen besar. Cukup dimulai dari langkah kecil yang konsisten, yang pada akhirnya bisa memberi arti bagi banyak orang.
