Navaswara.com – Sejarah Ganda putra Raymond/Joaquin Asa Terakhir Juara Indonesia di All England 2026. Ganda putra junior yang semakin moncer prestasinya ini lolos ke semifinal All England dengan kemenangan penting.
Raymond/Joaquin secara luar biasa menggasak unggulan 3 asal China Liang Wei Kang/Wang Chan cuma dalam dua gim 21-18, 21-12. Si Pembunuh Raksasa melaju ke semifinal untuk pertama kali di turnamen bulu tangkis legendaris ini.
Selanjutnya, Raymond/Joaquin akan menghadapi unggulan 1 asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di semifinal. Tugas berat bagi Raymond/Joaquin melawan ganda putra nomor 1 dunia tersebut.
Sukses Raymond/Joaquin gagal diikuti lima wakil Indonesia lainnya yang gugur di perempat final. Tunggal putra Alwi Farhan, tunggal putri, Putri Kusuma Wardani, ganda putra Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, ganda campuean Amri Syahnawi/Nuta Violina Marwah tersingkir.
Alwi Farhan yang menjadi harapan di tunggal putra tak berdaya melawan unggulan 2 asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Alwi dipaksa takluk 17-21, 12-21 dalam waktu 1 jam 1 menit.
Putri Kusuma Wardani pun belum sanggup menyetop unggulan 1 AN Se Young dari Korea Selatan saat kalah 11-21, 14-21.
Duet Rian/Rahmat harus mengakui ketangguhan ganda putra China, Chen Bo Yang/Liu Yi dalam dua gim 16-21, 10-21. Ganda putri Febriana/Meilysa gagal membendung unggulan 2 asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dengan skor 9-21, 18-21.
Hanya duet Amri/Vita yang mampu mencuri gim kemenangan saat melawan unggulan 6 asal China, GuoXin Wa/Chen Fang Hui. Amri/Vita menang di gim kedua 21-18 meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya, 15-21 di set ketiga.
