Navaswara.com – Hasil drawing All England menghadirkan tensi tinggi bahkan sebelum pertandingan dimulai. Rilis resmi Federation of Badminton World pada Selasa (24/2/2026) memastikan sejumlah wakil Indonesia langsung bertemu lawan berat di babak pertama. Turnamen bulu tangkis tertua ini akan berlangsung di Utilita Arena Birmingham pada 3 sampai 8 Maret 2026.
Indonesia membawa 13 wakil dengan komposisi yang memadukan pemain senior dan generasi baru. Targetnya jelas, menjaga tradisi podium di level Super 1000 sekaligus menguji kedalaman skuad. Sejumlah partai pembuka bahkan sudah layak disebut final dini.
Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie akan menghadapi Jia Heng Jason Teh dari Singapura. Secara rekor pertemuan Jonatan unggul 4 0, namun laga pembuka selalu menyimpan ruang kejutan. Sementara itu, Alwi Farhan ditantang Ayush Shetty yang dikenal agresif dan berani mengambil risiko sejak awal gim.
Tunggal putri menghadirkan ujian reli panjang bagi Putri Kusuma Wardani. Ia akan berhadapan dengan Mia Blichfeldt dari Denmark yang kuat dalam kontrol tempo dan ketahanan fisik. Pertarungan ini diprediksi berjalan ketat dengan adu sabar dan presisi.
Sorotan besar tertuju pada sektor ganda putra. Duet anyar Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri langsung diuji pasangan Malaysia, Ong Yew Sin dan Teo Ee Yi. Laga ini akan mengukur chemistry sekaligus ketenangan mereka di panggung besar.
Di ganda putri, Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum harus menantang unggulan ketiga asal China, Jia Yi Fan dan Zhang Shu Xian. Tekanan tinggi sejak gim pertama akan menjadi bagian dari proses pembuktian pasangan muda ini.
Nomor ganda campuran juga menghadirkan dinamika menarik. Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dijadwalkan menghadapi kombinasi Thailand, Pakkapon Teeraratsakul dan Sapsiree Taerattanachai, yang sarat pengalaman di turnamen elite.
Tim Indonesia dikabarkan berangkat lebih awal ke Inggris untuk beradaptasi dengan cuaca serta atmosfer pertandingan. Strategi ini lazim diterapkan agar pemain siap sejak poin pertama. All England selalu menuntut fokus penuh, dan tahun ini tantangannya terasa sejak undian dibuka.
