Maia Estianty Perkuat Kampanye Lebih Kuat Kejar Sehat Bersama Etawalin

Navaswara.com – Gaya hidup aktif menuntut tubuh yang tetap kuat dan nyaman saat bergerak. Ketika sendi dan otot mulai memberi sinyal lelah, aktivitas harian bisa ikut terpengaruh. Perhatian pada kesehatan tulang, sendi, dan otot pun semakin menjadi bagian dari percakapan gaya hidup masa kini.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Etos Kreatif Indonesia melalui merek Etawalin resmi menunjuk Maia Estianty sebagai Brand Ambassador untuk melanjutkan kampanye Lebih Kuat Kejar Sehat yang telah berjalan sejak 2025. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas pesan tentang pentingnya menjaga kekuatan tubuh sebagai fondasi aktivitas sehari-hari.

Dalam kerja sama ini, Maia diperkenalkan sebagai ikon RATU SEJAGAT atau Sendi terJAGA kuaT. Persona ini menggambarkan perempuan Indonesia yang tetap aktif, tetap produktif, dan tetap menjaga kondisi tubuh di berbagai fase kehidupan, seiring bertambahnya peran dan tanggung jawab.

“Menjaga penampilan fisik saja tidak cukup. Kekuatan tubuh juga perlu dijaga sebagai investasi aktivitas jangka panjang. Ketika tulang, sendi, dan otot terjaga, kita bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman tanpa terganggu nyeri sendi atau pegal,” ujar Maia.

Dari sisi perusahaan, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan merek Etawalin. Direktur Utama PT Etos Kreatif Indonesia, Lucky Hatreztyo, menjelaskan bahwa Etawalin dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem Ethos yang melibatkan petani, peternak lokal, UMKM, pabrik, hingga mitra distribusi.

“Ethos kami bangun sebagai ekosistem herbal yang melibatkan banyak pihak. Etawalin hadir sebagai salah satu brand utama yang kami kembangkan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin peduli pada kualitas hidup,” kata Lucky.

Etawalin mengandalkan susu kambing Etawa yang dipadukan dengan lima bahan herbal lokal, yaitu jahe, temulawak, kayu manis, sereh, dan daun salam. Formulasi ini dikembangkan dengan pendekatan modern untuk mendukung kesehatan tulang dan sendi, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran dalam jangka panjang.

Pendekatan ini juga sejalan dengan pengalaman yang dibagikan Maia, yang menekankan pentingnya langkah preventif dalam menjaga tubuh tetap kuat. Menurutnya, menjaga kesehatan bukan hanya soal mengatasi keluhan, tetapi juga membangun kebiasaan yang menopang aktivitas harian dalam jangka panjang.

Dokter herbal dan anggota Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia, dr. Nadia Bunga Anggraini, M.Si, menjelaskan bahwa kandungan nutrisi dalam susu kambing Etawa mendukung fungsi otot dan tulang.

“Trigliserida medium dan beta kasein dalam susu kambing Etawa membantu pembentukan energi, sementara whey protein, kalsium, dan vitamin D berperan dalam menjaga kekuatan otot serta kepadatan tulang,” ujar dr. Nadia.

Di tengah tantangan deindustrialisasi nasional, di mana berbagai sektor industri seperti kosmetik, obat-obatan, hingga produk susu masih sangat bergantung pada bahan baku impor, ETHOS mengambil jalur berbeda. Melalui produk unggulannya, Etawalin, perusahaan berhasil menggunakan sekitar 80 persen bahan baku dalam negeri, mulai dari susu kambing, jahe, kayu manis, hingga temulawak.

Founder ETHOS, Mukit Hendrayatno, menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada kontribusi nyata terhadap ekonomi nasional.

“Problem bangsa kita sekarang adalah deindustrialisasi. Alhamdulillah, Etawalin ini bahan bakunya 80 persen dalam negeri. Kami ingin membuktikan bahwa produk lokal mampu memberikan warna berbeda dan mempertahankan nilai tambahnya di ekonomi nasional,” ujar Mukit.

Saat ini, produk Etawalin tersedia di berbagai kanal penjualan, baik online maupun offline. Di kanal digital, Etawalin dapat ditemukan di sejumlah marketplace. Sementara di kanal offline, produk ini hadir di jaringan apotek serta ritel modern, sehingga lebih mudah dijangkau oleh konsumen yang ingin menjadikannya bagian dari rutinitas harian.

Melalui kampanye Lebih Kuat Kejar Sehat, Etawalin mengajak masyarakat untuk lebih proaktif menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot agar tetap aktif di berbagai fase kehidupan. Kampanye ini juga menempatkan kekuatan tubuh sebagai bagian dari gaya hidup yang perlu dirawat secara konsisten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *