Kemendag Dorong Produk Pertanian Indonesia Perluas Pasar ke Italia Selatan

Navaswara.com – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia terus memperkuat langkah diplomasi ekonomi dengan mengajak para eksportir nasional memanfaatkan potensi pasar Italia Selatan sebagai destinasi ekspor baru. Wilayah ini dinilai strategis karena memiliki basis konsumen yang besar, apresiatif terhadap produk alami, serta dikenal sebagai pusat agribisnis dan kuliner (food valley) di Italia.

Atase Perdagangan RI di Roma, Hesty Syntia Paramita Kusmanto, menyampaikan bahwa potensi tersebut diidentifikasi melalui kegiatan promosi dan pemetaan pasar pada ajang Fiera del Levante ke-88 di Bari, Italia. “Italia Selatan, khususnya Puglia, memiliki pasar yang terbuka terhadap produk pertanian tropis seperti kopi, rempah, buah-buahan, dan produk olahan khas Indonesia. Konsumen di wilayah ini menghargai keaslian dan keberlanjutan, sehingga menjadi peluang besar bagi Indonesia,” jelas Hesty.

Ia menambahkan, partisipasi Indonesia dalam pameran berskala internasional seperti Fiera del Levante penting untuk memperkuat branding produk nasional serta membuka jalur kemitraan baru. “Pameran ini menjadi sarana efektif memperkenalkan produk kita secara langsung kepada konsumen, sekaligus membangun citra positif Indonesia sebagai produsen pertanian berkualitas,” tambahnya.

Selain promosi berskala business-to-consumer (B2C), Hesty juga mendorong pelaku usaha untuk mengikuti pameran bertaraf business-to-business (B2B) seperti Lineapelle, Salone del Mobile, dan Cosmoprof guna menjalin kolaborasi jangka panjang dengan mitra Eropa.

Kinerja perdagangan Indonesia–Italia menunjukkan tren positif. Pada Januari–Agustus 2025, total perdagangan kedua negara mencapai USD 2,95 miliar, meningkat 12,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Indonesia membukukan surplus USD 643 juta, dengan ekspor utama meliputi produk agrikultur, alas kaki, furnitur, dan hasil industri kreatif.

Melalui penguatan kerja sama dagang dan promosi terarah, Kemendag optimistis ekspor Indonesia ke Italia dan kawasan Eropa akan terus meningkat, khususnya di sektor pertanian yang berkelanjutan, bernilai budaya, dan berdaya saing global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *