Navaswara.com – Jerawat sering dianggap masalah kulit remaja, padahal bisa muncul di berbagai usia dan sering kali berulang. Kondisi ini tak hanya memengaruhi tampilan, tetapi juga rasa percaya diri. Dari kesadaran itulah, CeraVe meluncurkan rangkaian terbaru Blemish Control Range sekaligus menghadirkan acara edukatif bertajuk CeraVe Acne Academy di Mal Kota Kasablanka hingga 5 Oktober 2025.
Acara ini menjadi ruang interaktif bagi pengunjung untuk memahami lebih jauh tentang kulit berjerawat, cara merawatnya dengan benar, serta pentingnya memperkuat skin barrier. “Kami percaya bahwa kulit adalah refleksi dari kesehatan diri. Sejak awal, CeraVe hadir dengan komitmen memperkuat skin barrier melalui formula yang lembut dan efektif,” ujar Silvia Yohana, General Manager L’Oréal Dermatological Beauty Indonesia.
CeraVe berdiri pada 2005 atas kolaborasi sejumlah dermatolog yang ingin menghadirkan solusi lembut untuk berbagai jenis kulit. Namanya merupakan gabungan dari ceramides dan MVE delivery technology, dua fondasi penting di balik formula yang kini dikenal di lebih dari 60 negara. Tiga jenis ceramide esensial (1, 3, dan 6-II) menjadi inti dari setiap produknya, berperan menjaga kelembapan dan perlindungan alami kulit, sementara teknologi MVE membantu melepaskan bahan aktif secara bertahap agar kulit tetap terhidrasi sepanjang hari.
Menurut Pandu Brodjonegoro, Marketing Director L’Oréal Dermatological Beauty Indonesia, jerawat sering kali disalahpahami sebagai masalah ringan. “Padahal, jerawat bisa berdampak emosional cukup besar. Karena itu, CeraVe Acne Academy hadir bukan hanya untuk memperkenalkan produk, tetapi juga sebagai sarana edukasi, meluruskan mitos seputar acne-prone skin dan pentingnya menjaga skin barrier,” ujarnya.

Di arena CeraVe Acne Academy, pengunjung bisa mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari pemeriksaan kulit dan konsultasi, hingga permainan interaktif yang membedakan fakta dan mitos tentang jerawat. Semua dirancang agar perawatan kulit terasa lebih dekat dan mudah dipahami.
Data CeraVe menunjukkan bahwa 58% masyarakat Indonesia mengalami jerawat dalam 12 bulan terakhir, dengan prevalensi tertinggi pada usia 15–20 tahun. Namun, keluhan ini juga sering muncul di usia dewasa akibat perubahan hormon, stres, dan gaya hidup. “Kulit berjerawat sering kali disertai kerusakan pada skin barrier. Saat kadar ceramide berkurang, kulit kehilangan perlindungan dan mudah mengalami iritasi atau peradangan,” jelas dr. Vidyani Adiningtyas, Sp. DVE, dari Dermsquad CeraVe Indonesia.
Ia menambahkan, jenis ceramide yang tepat lebih penting daripada jumlahnya. “Fokusnya bukan seberapa banyak ceramide, tetapi apakah jenisnya sesuai kebutuhan kulit. Teknologi pelepasan bertahap juga berperan penting untuk menjaga kelembapan dan membuat efeknya bertahan lebih lama,” ujarnya.
Melalui Blemish Control Range, CeraVe menawarkan rangkaian perawatan yang lembut namun efektif untuk kulit sensitif dan rentan berjerawat. Formula yang dikembangkan bersama dermatolog ini dirancang untuk membantu memutus siklus jerawat sekaligus memperkuat lapisan pelindung kulit—dua hal yang sering kali saling berhubungan dalam perjalanan menuju kulit yang lebih sehat.

