Navaswara.com-Aroma malam panas samar tercium di ruangan itu. Di atas kain putih, tangan-tangan tampak berhati-hati menorehkan garis tipis dengan canting. Sesekali ada tawa kecil ketika tetesan malam meleset dari pola. “Ternyata bikin batik itu butuh fokus banget ya, tapi seru!” ujar salah satu peserta, sambil tersenyum puas melihat hasil karyanya.
Begitulah suasana workshop mencanting batik yang digelar PFI Mega Life untuk para karyawannya pada perayaan Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2025. Bukan sekadar kegiatan budaya, acara ini menghadirkan pengalaman personal yang menenangkan — menggabungkan semangat pelestarian warisan bangsa dengan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal seluruh proses pembuatan batik, mulai dari menggambar motif hingga mencanting menggunakan malam panas. Tak sedikit yang baru pertama kali mencoba, namun justru di situlah letak pesonanya: setiap goresan menjadi ajang refleksi diri, setiap motif menghadirkan ketenangan.
“Batik itu bukan cuma kain, tapi cermin dari nilai-nilai kehidupan. Ketika kita mencanting, kita belajar sabar, teliti, dan fokus pada saat ini,” ujar salah satu fasilitator kegiatan. Ia menambahkan, proses mencanting memiliki efek terapeutik karena melibatkan keseimbangan antara pikiran dan gerakan, yang bisa membantu meredakan stres di tengah rutinitas pekerjaan.
Menurut manajemen PFI Mega Life, kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye mental health awareness di lingkungan kerja. Proses kreatif seperti membatik dinilai mampu menjadi media relaksasi dan mindfulness, yang kini semakin dibutuhkan oleh pekerja di era modern. “Kami ingin mendukung karyawan agar tetap seimbang — tidak hanya secara finansial, tetapi juga secara mental dan emosional,” ujar perwakilan perusahaan.
Workshop ini juga menjadi pengingat bahwa batik bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga warisan nilai. Setiap motif mengandung filosofi tentang kehidupan dan harmoni, yang kini diterjemahkan dalam konteks kesejahteraan karyawan.
Melalui kegiatan seperti ini, PFI Mega Life berupaya menanamkan dua pesan penting sekaligus: melestarikan budaya bangsa dan merawat kesehatan jiwa. Karena di balik setiap helai kain batik, tersimpan ketenangan yang lahir dari proses, kesabaran, dan cinta pada karya.
Hari Batik Nasional kali ini pun terasa berbeda — lebih hangat, lebih personal, dan lebih bermakna. Dari tetesan malam di atas kain putih, para peserta menemukan sesuatu yang lebih berharga dari sekadar karya: momen tenang di tengah hiruk pikuk kehidupan.

