Kolaborasi Purana dan Sutjipto Adi Warnai Ramadan Resort 2026

Purana Angkat Imaji Semesta ke Koleksi Ramadan

Navaswara.com – Ramadan selalu menghadirkan pergeseran suasana dalam dunia mode. Jenama berlomba menawarkan koleksi tematik, sementara publik semakin kritis melihat mana yang sekadar tren musiman dan mana yang menyimpan gagasan kuat. Di titik itulah kolaborasi antara seni dan busana menjadi relevan untuk diperbincangkan.

Jenama mode Indonesia, PURANA, memperkenalkan koleksi Ramadan Resort 2026 di CENTRAL Grand Indonesia, Jakarta, 27 Februari 2026. Peluncuran digelar melalui trunk show yang berdampingan dengan pameran lukisan, menghadirkan pertemuan karya seni dan busana dalam satu ruang.

Koleksi ini lahir dari kolaborasi lintas generasi antara Lead Designer Purana, Maritza Putri, dan maestro seni rupa Indonesia, Sutjipto Adi. Karya fotorealistik surealis yang selama ini dikenal lewat kanvas diterjemahkan menjadi resort wear yang ringan dan fungsional tanpa meninggalkan karakter visual aslinya.

Motif yang tampil di atas panggung mengambil inspirasi dari lanskap kosmis dan figur meditatif yang menjadi ciri khas Sutjipto Adi. Imaji tentang galaksi, ruang hening, serta pancaran cahaya diolah menjadi pola yang tegas namun tetap mudah dikenakan dalam suasana Ramadan hingga Idulfitri.

CEO Purana, Andarina Soemarno, mengatakan gagasan Livable Art ingin menghadirkan seni yang dekat dengan keseharian. “Sejak awal kami ingin karya yang indah dipandang sekaligus nyaman dikenakan. Kolaborasi ini menghadirkan bentuk yang terasa paling utuh bagi kami,” ujarnya dalam sesi bincang bersama media.

Sutjipto Adi memandang kolaborasi ini sebagai perluasan ruang hidup bagi karyanya. “Selama puluhan tahun karya saya berada di galeri. Kini ia bergerak bersama tubuh manusia dan menemukan makna baru,” katanya.

Di tengah tren kolaborasi fesyen dan seni yang kian marak, langkah Purana menegaskan upaya menjaga relevansi tanpa melepaskan akar. Transformasi lukisan menjadi busana menghadirkan pertanyaan tentang batas antara karya koleksi dan produk pakai, sekaligus membuka ruang diskusi tentang nilai seni dalam industri mode Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *