Navaswara.com — Suasana haru menyelimuti ruang operasi RSUP Dr. Johannes Leimena, Ambon. Di balik deru mesin medis dan detak jantung yang dipantau ketat, sejarah baru tercipta: rumah sakit rujukan utama di Maluku itu berhasil melakukan operasi bypass jantung perdana terhadap dua pasien sekaligus.
Kedua pasien adalah pria berusia 73 tahun dan 44 tahun, keduanya menderita penyakit jantung koroner akibat penyumbatan pembuluh darah. Salah satunya bahkan mengaku telah merokok lebih dari 50 tahun sebelum akhirnya memutuskan menjalani operasi penyelamatan jiwa.
“Ini adalah operasi belah jantung perdana di RSUP Dr. Johannes Leimena. Pasien kami mengalami sumbatan pembuluh darah koroner. Operasi ini menjadi milestone pertama, dilakukan dengan standar setara RS Jantung Harapan Kita,” ujar dr. Sugisman, salah satu dokter bedah toraks kardiovaskuler yang terlibat, Rabu (1/10/2025).
Operasi yang melibatkan kolaborasi tim medis RSUP Dr. Johannes Leimena dan RS Jantung Harapan Kita, Jakarta, ini menjadi jawaban atas kebutuhan layanan bedah jantung yang selama ini sulit diakses masyarakat Maluku. Pasien yang membutuhkan tindakan serupa kerap harus dirujuk ke kota-kota besar di luar daerah, dengan biaya dan risiko perjalanan yang tinggi.
Salah satu anggota keluarga pasien mengaku lega atas keputusan tim medis. “Alhamdulillah, lebih cepat lebih baik supaya cepat sembuh. Melihat kondisi papa yang semakin sesak, ini jadi harapan kami,” ujarnya.
dr. Chaisari Maria M. Turnip, bagian dari tim operasi, menyampaikan apresiasi kepada RS Jantung Harapan Kita atas dukungan penuh. “Semoga langkah perdana ini membuka jalan agar RSUP Dr. Johannes Leimena konsisten melakukan operasi jantung untuk melayani masyarakat Maluku,” katanya.
Paska operasi, kedua pasien dalam kondisi stabil. Tim medis berharap mereka segera pulih dan dapat kembali beraktivitas dengan lebih sehat. Keberhasilan ini menjadi tonggak baru bagi layanan kesehatan di Indonesia timur, sekaligus menegaskan komitmen pemerataan akses kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Dengan capaian ini, RSUP Dr. Johannes Leimena kini menempatkan dirinya sebagai pusat layanan bedah jantung di kawasan timur Indonesia, membawa harapan baru bagi ribuan pasien jantung yang sebelumnya hanya bisa menunggu rujukan ke pusat.
