Navaswara.com – Pemerintah menegaskan peran strategis para insinyur dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mendorong daya saing industri Indonesia di tengah perlambatan ekonomi global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Sepanjang 2025, realisasi investasi nasional mencapai Rp1.931 triliun atau sekitar USD113 miliar. Sementara itu, pada kuartal III 2025, ekonomi nasional tumbuh 5,04 persen secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut didukung sektor manufaktur yang mencatatkan pertumbuhan 5,54 persen dengan kontribusi 19,15 persen terhadap perekonomian nasional. Industri logam dasar mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 14,91 persen, disusul industri mesin dan peralatan 11,74 persen serta industri kimia dan farmasi 11,65 persen.
Airlangga menilai para insinyur memiliki peran penting dalam memperkuat sektor riil, terutama dalam pengembangan industri bernilai tambah tinggi. Pemerintah juga terus menjaga keseimbangan antara industri berbasis teknologi tinggi dan sektor padat karya, termasuk industri tekstil yang tengah disiapkan peta jalan revitalisasinya.
Presiden Prabowo Subianto disebut telah menyiapkan dana sebesar USD6 miliar untuk mendukung reformasi industri tekstil agar mampu berkembang menjadi industri fesyen dan lifestyle yang berdaya saing global.
Selain itu, pemerintah mempercepat pengembangan industri hijau melalui proyek waste to energy dan transisi energi bersih melalui skema pembiayaan internasional. Pada sektor transportasi, penguatan ekosistem kendaraan listrik juga terus didorong. Hingga 2025, industri kendaraan listrik nasional telah melibatkan lebih dari 80 entitas bisnis dengan kapasitas produksi mencapai 2,58 juta unit per tahun.
Pemerintah juga menyiapkan pengembangan industri semikonduktor nasional serta memperkuat ekosistem STEM melalui pembangunan universitas baru dan kolaborasi global guna mencetak insinyur unggul.
Indonesia melalui Persatuan Insinyur Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah World Engineering Day for Sustainable Development 2026 pada 4 Maret 2026.
