Navaswara.com – Pagi datang tanpa menyinggung luka semalam.
Ia hadir pelan, seolah ingin berkata bahwa hidup masih memberi ruang untuk melanjutkan langkah.
Ada hari ketika hati terasa rapuh. Harapan tak sepenuhnya terjawab, doa belum juga berlabuh. Namun Al-Qur’an mengingatkan kita:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagimu.'”
(QS. Al-Baqarah: 216)
Tidak semua yang hilang adalah kegagalan.
Sebagian adalah cara Allah menjaga kita dari arah yang keliru.
Dan ketika hati terasa berat, ingatlah firman-Nya:
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah: 6)
Bukan nanti, tapi bersama luka itu sendiri.
Pagi ini, tak perlu memaksa diri untuk kuat.
Cukup percaya bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya sendirian.
Tarik napas.
Langkahkan kaki.
Hari ini, kita lanjutkan hidup dengan hati yang lebih tenang.
