Navaswara.com — Gaya hidup sehat kian menjadi bagian penting dalam keseharian generasi muda. Olahraga, pola makan, dan perhatian terhadap penampilan kini tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling berkaitan dan membentuk rutinitas baru yang terasa lebih praktis dan relevan dengan ritme hidup Gen Z. Sehat dipahami sebagai sesuatu yang bisa dijalani tanpa harus mengorbankan kesenangan atau aktivitas sosial.
Perubahan ini terlihat dari meningkatnya minat generasi muda terhadap olahraga yang bersifat rekreasional dan mudah diakses. Aktivitas seperti padel, pilates, hingga olahraga ringan lain dipilih karena fleksibel dan dapat diselipkan di tengah jadwal yang padat. Olahraga tidak lagi identik dengan rutinitas kaku, melainkan menjadi ruang untuk bergerak, bersosialisasi, dan menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
Di sisi lain, perhatian terhadap pola konsumsi juga menunjukkan pergeseran. Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes., Sp.G.K., mengungkapkan bahwa semakin banyak anak muda datang berkonsultasi bukan karena keluhan kesehatan tertentu, melainkan untuk menyesuaikan pola makan dengan aktivitas mereka. “Sekarang banyak generasi muda yang datang dan bertanya, aku rutin olahraga, sebaiknya makanku bagaimana. Ini berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu,” ujarnya.
Ia merujuk pada survei tren makanan dan minuman 2022–2023 yang menunjukkan kecenderungan Gen Z memilih makanan dengan kadar gula lebih rendah serta camilan yang dinilai lebih sehat. Sebagian juga mencari asupan yang membantu menjaga berat badan. Menurutnya, kecenderungan ini menunjukkan sikap yang lebih selektif terhadap informasi dan pilihan konsumsi, bukan sekadar mengikuti tren tanpa pertimbangan.
Pengaruh budaya populer turut membentuk preferensi tersebut. Fenomena Korean Wave, misalnya, ikut mendorong ketertarikan generasi muda pada referensi makanan dan minuman yang diasosiasikan dengan gaya hidup sehat. “Yang menarik, FOMO yang muncul sekarang justru FOMO sehat. Mereka ingin ikut tren, tapi trennya mengarah ke kebiasaan yang lebih baik,” kata dr. Diana.
Keterkaitan antara olahraga dan kesehatan kulit juga menjadi topik yang banyak dibicarakan. Aktivitas fisik membantu memperlancar sirkulasi darah dan distribusi oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke kulit. Proses ini membuat kulit tampak lebih segar dan bersemu setelah berolahraga, terutama ketika dilakukan secara rutin.
“Saat kita berolahraga, jantung memompa darah lebih kuat sehingga oksigen dan nutrisi tersebar lebih optimal. Dampaknya terasa pada stamina dan juga pada kondisi kulit,” jelas dr. Diana. Namun ia menegaskan, manfaat tersebut akan lebih optimal bila diiringi pola makan yang terjaga. Olahraga menurutnya tidak seharusnya dijadikan alasan untuk mengabaikan asupan harian.
Pandangan tersebut sejalan dengan pengalaman beauty influencer Eca Aura yang semakin menyadari hubungan antara gaya hidup aktif dan penampilan. “Aku percaya banget kalau apa yang kita konsumsi itu kelihatan hasilnya. Skincare penting, tapi kalau makannya berantakan atau kebanyakan gula, efeknya cepat kelihatan di kulit,” ujarnya. Di tengah aktivitas yang padat, ia berusaha menjaga keseimbangan antara olahraga dan pilihan asupan agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.
Bagi Eca, olahraga bukan semata rutinitas fisik, melainkan bagian dari cara menjaga energi dan kepercayaan diri. “Di usia yang lagi produktif, penginnya bisa ngelakuin banyak hal dalam sehari. Jadi olahraga tetap jalan, makannya juga dijaga supaya badan dan kulit sama-sama terasa fit,” katanya.
Membaca perubahan perilaku tersebut, Buavita kemudian menghadirkan pendekatan yang menggabungkan aktivitas fisik, pilihan asupan, dan pengalaman gaya hidup dalam satu ruang. Peluncuran varian Korean Strawberry dan Korean Muscat Grape diperkenalkan bersamaan dengan penyelenggaraan Beauty Padel di dalam mall, sebuah konsep yang menyasar generasi muda yang akrab dengan olahraga sosial dan rutinitas serba praktis.
Event ini menghadirkan lapangan padel yang dapat diakses publik, fun match bersama figur publik, serta sejumlah aktivitas pendukung yang mengajak pengunjung mencoba gaya hidup aktif dalam suasana yang lebih kasual. Melalui format tersebut, peluncuran produk ditempatkan sebagai bagian dari pengalaman yang dekat dengan keseharian Gen Z, sekaligus mencerminkan cara baru memaknai hidup sehat yang menyatu dengan aktivitas sosial dan perawatan diri.
