Navaswara.com — Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyerukan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem logistik nasional yang efisien, tangguh, dan berdaya saing. Menurutnya, sistem logistik yang terintegrasi adalah kunci kelancaran arus perdagangan nasional maupun internasional, sekaligus penopang utama stabilitas ekonomi Indonesia.
Hal itu disampaikan Wamendag Roro saat membuka Pameran dan Konferensi Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Convex 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Banten pada Rabu (12/11/2025). Acara yang dibuka oleh Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, ini mengusung tema “Indonesia in Motion: Logistics Transformation Towards a Golden Indonesia 2045.”
“Efisiensi logistik bukan sekadar urusan teknis, tapi fondasi perdagangan yang berdaya saing. Kualitas dan kecepatan distribusi menentukan daya saing harga produk Indonesia di pasar domestik maupun global,” ujar Wamendag Roro.

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen mengawal reformasi logistik nasional melalui konektivitas antarwilayah, efisiensi distribusi, dan penguatan daya saing. Kementerian Perdagangan juga memperluas sinergi dengan pelaku usaha dan pemerintah daerah agar rantai pasok berjalan lancar dan stabilitas harga tetap terjaga.
Pemerintah kini mempercepat modernisasi pelabuhan, bandara, dry port, hingga depo kontainer yang dilengkapi sistem digitalisasi seperti e-manifest, e-tracking, dan e-payment. Selain itu, implementasi Indonesia National Single Window (INSW) yang terhubung dengan 18 kementerian dan lembaga membuat proses ekspor-impor lebih efisien dan transparan.
Upaya ini diperkuat dengan strategi diplomasi ekonomi melalui berbagai perjanjian perdagangan internasional seperti Indonesia–Canada CEPA dan Indonesia–EU CEPA untuk memperluas akses pasar ekspor.
“Transformasi logistik adalah kerja bersama. Pemerintah, swasta, dan pelaku usaha harus bersinergi agar Indonesia siap menghadapi kompetisi global menuju visi Indonesia Emas 2045,” pungkas Wamendag Roro.
