BCA Syariah Bahas Pentingnya Ruang Aman dan Persahabatan bagi Generasi Muda

Navaswara.com — Menjadi dewasa ternyata bukan hanya soal mengejar karier, membangun masa depan, atau memenuhi berbagai target hidup. Ada satu hal yang kerap dicari banyak orang di tengah proses tersebut: kehadiran sosok yang mau mendengar, menerima, dan menemani tanpa menghakimi.

Gagasan tentang pentingnya seorang sahabat itulah yang diangkat BCA Syariah melalui diskusi panel bertajuk “Menelusuri Makna Sejati Seorang Sahabat” di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan 16 tahun BCA Syariah sekaligus penegasan semangat baru yang diusung melalui proposisi merek “Sahabat Berkahmu”.

Menariknya, diskusi tersebut tidak berbicara mengenai produk perbankan atau capaian bisnis. Sebaliknya, forum ini mengajak peserta merefleksikan berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat modern, mulai dari tekanan sosial, pencarian jati diri, hingga kebutuhan akan ruang yang membuat seseorang merasa diterima apa adanya.

Desainer sekaligus figur publik Ivan Gunawan menjadi salah satu narasumber yang membagikan pengalaman pribadinya mengenai kehidupan yang sarat penilaian dan ekspektasi.

“Di industri hiburan maupun dunia kreatif, kita sering dinilai dari penampilan dan label yang dilekatkan orang lain. Saat saya merenungkan kalimat ‘Aku ingin menjadi siapa yang baik menurut Tuhan’, ada rasa lega yang sangat membebaskan,” ujarnya.

Menurut Ivan, masyarakat urban saat ini tidak hanya membutuhkan institusi yang dapat memenuhi kebutuhan finansial, tetapi juga ekosistem yang menghadirkan rasa aman, kepedulian, dan nilai-nilai kehidupan yang bermakna.

Refleksi serupa diterjemahkan secara visual oleh sutradara Fico Loygara melalui kampanye digital terbaru BCA Syariah. Ia menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan sengaja menjauh dari citra perbankan yang formal dan kaku.

“Kami tidak sedang menjual tabungan, tetapi berusaha memotret perjalanan manusia dalam menemukan makna hidup. Karena itu, visual yang ditampilkan lebih dekat dengan keseharian dan menggambarkan keberagaman masyarakat yang bisa duduk bersama tanpa sekat,” kata Fico.

Baginya, persahabatan yang sesungguhnya adalah tentang penerimaan, kesetaraan, dan ruang yang mampu merangkul berbagai latar belakang kehidupan.

Sementara itu, penggerak Tasawuf Underground, Ustaz Halim Ambiya, menekankan pentingnya kehadiran sosok pendamping yang mampu mengingatkan dan menguatkan seseorang dalam proses menjadi pribadi yang lebih baik.

“Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk berubah. Dalam perjalanan itu, manusia membutuhkan sahabat yang setia menemani dan mengajak kepada kebaikan,” ujarnya.

Digitalisasi Kebaikan untuk Generasi Modern

Pada kesempatan yang sama, BCA Syariah juga memperkenalkan kolaborasi digital bersama Masjid Istiqlal melalui aplikasi mobile banking BSya.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui integrasi Rekening Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Istiqlal ke dalam fitur transfer ZIS (zakat, infak, sedekah), serta peluncuran program Istiqlal #BSyaInfak yang ditujukan untuk mempermudah penyaluran dana sosial keagamaan secara aman dan transparan.

Senior Vice President Div. Head Funding & Services BCA Syariah, Mia R. Amalia, mengatakan bahwa inovasi tersebut lahir dari kebutuhan masyarakat yang menginginkan cara berbuat baik yang lebih praktis di tengah kesibukan sehari-hari.

“Menjadi sahabat berarti hadir secara relevan di tengah komunitas dan nasabah. Kolaborasi bersama Masjid Istiqlal ini menjadi langkah awal untuk memperluas ruang kebaikan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat,” ujar Mia.

Hadirkan Ruang Bertumbuh Lewat Rumah Sahabat 2026

Semangat tersebut akan berlanjut melalui gelaran Rumah Sahabat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Juni mendatang di kawasan Senayan City, Jakarta.

Mengusung konsep rumah sebagai ruang yang hangat dan inklusif, acara ini akan menghadirkan sejumlah area tematik seperti Living Room, Ruang Makan, Ruang Jeda, hingga Ruang Ekspresi.

Berbagai sesi inspiratif akan mengangkat tiga pilar utama kehidupan seimbang, yaitu kesehatan spiritual, kesehatan mental dan finansial, serta hiburan.

Sejumlah tokoh seperti Habib Jafar, Ustaz Fatih Karim, Dennis Lim, Prof. Rhenald Kasali, hingga tim ESQ dijadwalkan hadir dalam rangkaian diskusi dan kelas interaktif. Sementara itu, panggung hiburan akan dimeriahkan oleh penampilan Dewa 19 dan RAN.

Melalui rangkaian program tersebut, BCA Syariah ingin memperluas makna peran sebuah institusi keuangan—bukan hanya sebagai penyedia layanan transaksi, melainkan juga sebagai teman perjalanan yang hadir untuk menguatkan langkah dan menemani masyarakat dalam menumbuhkan keberkahan hidup.

Di tengah dunia yang semakin bising dan penuh tuntutan, pesan yang diangkat terasa sederhana namun relevan: setiap orang membutuhkan sahabat yang mampu menerima, mendukung, dan bertumbuh bersama dalam kebaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *