Transjakarta Masuk 20 Besar Dunia, Jadi Andalan Mobilitas Warga Jakarta

Navaswara.com – Transportasi publik kini makin jadi andalan mobilitas warga di kota besar seperti Jakarta. Di tengah persoalan kemacetan yang belum sepenuhnya teratasi, kehadiran layanan seperti Transjakarta memainkan peran penting.

Dalam beberapa tahun terakhir, Transjakarta menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Bahkan, pada 2026, sistem ini masuk dalam daftar 17 transportasi publik terbaik dunia dan menjadi yang terbaik kedua di Asia Tenggara, setelah Singapura.

Salah satu faktor yang mendorong capaian ini adalah perluasan jaringan layanan. Data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat, Transjakarta kini telah menjangkau sekitar 92,5 persen wilayah ibu kota.

Artinya, layanan ini tak hanya hadir di koridor utama, tetapi juga terhubung dengan berbagai rute pengumpan (feeder) hingga ke kawasan permukiman.

Dengan jangkauan yang semakin luas, masyarakat pun punya lebih banyak pilihan untuk beraktivitas tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.

Angkut 1,4 Juta Penumpang per Hari

Dari sisi penggunaan, angka penumpang Transjakarta juga tergolong tinggi. Setiap harinya, layanan ini digunakan oleh sekitar 1,4 juta orang.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa Transjakarta kini telah menjadi salah satu moda transportasi utama warga Jakarta dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Tak hanya berdampak pada mobilitas, keberadaan transportasi publik ini juga berkontribusi terhadap perekonomian. Setiap investasi Rp1 triliun di sektor ini disebut mampu menghasilkan dampak ekonomi hingga Rp3,2 triliun, dengan total kontribusi mencapai sekitar Rp73,8 triliun.

Di sisi lain, dukungan pemerintah daerah juga menjadi faktor penting. Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan subsidi pelayanan publik (PSO) sebesar Rp4,8 triliun, atau hampir 6 persen dari APBD.

Subsidi ini membuat tarif tetap terjangkau, sekaligus menjaga kualitas layanan. Selain itu, kebijakan tersebut juga mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Diakui di Tingkat Global

Kombinasi antara jangkauan luas, tingginya jumlah penumpang, serta dukungan kebijakan membawa Transjakarta mendapat pengakuan di tingkat global.

Sebagai sistem bus rapid transit (BRT) dengan jaringan terpanjang di dunia, Transjakarta dinilai unggul dari sisi efisiensi, kapasitas, hingga aksesibilitas.

Meski begitu, tantangan tetap ada. Integrasi antarmoda dan peningkatan kenyamanan layanan masih menjadi pekerjaan rumah ke depan.

Dengan berbagai pengembangan yang terus dilakukan, termasuk rencana penggunaan bus listrik, Transjakarta diharapkan bisa semakin memperkuat perannya sebagai tulang punggung mobilitas warga Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *