Navaswara.com – Neymar Júnior kembali menjadi sorotan menjelang laga perdana Brasil di Piala Dunia 2026. Bintang yang menjadi ikon Selecao itu dipastikan tidak dapat memperkuat timnya saat menghadapi Maroko pada pertandingan pembuka fase grup.
Absennya Neymar terjadi karena ia masih menjalani proses pemulihan cedera betis yang dialaminya sejak akhir Mei lalu. Cedera tersebut membuat pemain yang kini berusia 34 tahun itu harus menepi lebih lama dari perkiraan awal.
Meski namanya tetap masuk skuad yang dibawa pelatih Carlo Ancelotti ke Piala Dunia, tim medis menilai sang pemain belum berada dalam kondisi ideal untuk diturunkan pada pertandingan melawan Maroko.
Sejak Brasil memulai pemusatan latihan di Morristown, New Jersey, Neymar beberapa kali terlihat absen dari sesi latihan utama. Ia lebih banyak menjalani program pemulihan terpisah bersama tim medis.
Situasi ini memunculkan berbagai spekulasi mengenai kesiapannya tampil di turnamen, hingga akhirnya keputusan resmi diambil bahwa ia tidak akan bermain pada laga pembuka.
Bagi Brasil, kehilangan Neymar tentu bukan perkara sepele. Pemain tersebut masih menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam skuad ini.
Pengalamannya di berbagai turnamen besar membuat kehadirannya dianggap mampu memberikan ketenangan sekaligus kreativitas di lini serang. Selain menjadi pencetak gol ulung, Neymar juga dikenal sebagai pemain yang mampu membuka ruang dan menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.
Meski demikian, Ancelotti berusaha tetap optimistis. Pelatih asal Italia itu memiliki sejumlah pemain berkualitas yang siap mengisi kekosongan yang ditinggalkan Neymar.
Nama-nama seperti Vinícius Júnior, Raphinha, Gabriel Martinelli, dan Matheus Cunha diperkirakan akan menjadi andalan di sektor depan. Mereka diharapkan mampu menjaga daya gedor Selecao saat menghadapi Maroko yang dikenal sebagai salah satu tim paling tangguh dari Afrika.
