Navaswara.com – Nama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan dunia sepak bola setelah Argentina dan Portugal resmi memasukkan kedua megabintang tersebut ke skuad Piala Dunia 2026. Keputusan itu membuat Messi dan Ronaldo kembali mencetak sejarah sebagai dua pemain yang berpeluang tampil dalam enam edisi Piala Dunia secara beruntun.
Bagi Messi, bergabung ke skuad Argentina menjadi lanjutan dari perjalanan kariernya bersama Albiceleste. Kapten Argentina ini sebelumnya telah tampil pada Piala Dunia 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022.
Puncak kariernya di turnamen tersebut terjadi pada edisi Qatar 2022 ketika ia berhasil membawa Argentina meraih gelar juara dunia ketiga dalam sejarah negara tersebut. Kini, pada usia 38 tahun, Messi kembali dipercaya oleh pelatih Lionel Scaloni untuk memimpin tim mempertahankan gelar yang mereka raih empat tahun lalu.
Sementara itu, Ronaldo juga kembali mendapatkan tempat di skuad Portugal untuk Piala Dunia 2026. Pemain yang kini memperkuat Al Nassr ini akan memasuki turnamen pada usia 41 tahun. Meski tidak lagi muda, Ronaldo masih dianggap sebagai sosok penting dalam skuad Portugal yang kini diperkuat generasi baru seperti Rafael Leao, Bernardo Silva, dan Joao Neves.
Perjalanan Messi di Piala Dunia
Perjalanan Messi di Piala Dunia dimulai pada 2006 di Jerman saat dirinya masih berusia 18 tahun. Kala itu ia tampil sebagai pemain muda berbakat yang mulai menarik perhatian dunia. Empat tahun kemudian di Afrika Selatan, Messi menjadi andalan Argentina meski gagal membawa timnya melangkah jauh setelah tersingkir di perempat final.
Pada Piala Dunia 2014 di Brasil, Messi menunjukkan performa terbaiknya dengan membawa Argentina mencapai partai final. Namun impian mengangkat trofi harus pupus setelah Argentina kalah dari Jerman. Di edisi Piala Dunia berikutnya, yakni di Rusia (2018), langkah Argentina kembali terhenti lebih awal usai disingkirkan Prancis di babak 16 besar.
Semua penantian panjang itu akhirnya terbayar pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Messi tampil luar biasa sepanjang turnamen dan berhasil membawa Argentina menjadi juara setelah mengalahkan Prancis melalui drama adu penalti di partai final.
Perjalanan Ronaldo di Piala Dunia
Ronaldo menjalani debut Piala Dunia pada edisi 2006 di Jerman. Saat itu, ia membantu Portugal sampai di semifinal sebelum akhirnya finish di posisi keempat. Pada edisi 2010 di Afrika Selatan, Portugal hanya mampu melaju hingga babak 16 besar.
Empat tahun kemudian di Brasil, perjalanan Portugal kembali terhenti karena tersingkir pada fase grup. Ronaldo kemudian membawa negaranya ke Piala Dunia 2018 di Rusia dan berhasil mencuri perhatian lewat hattrick spektakuler ke gawang Spanyol, meski Portugal kembali terhenti di babak 16 besar.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Ronaldo mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam lima edisi Piala Dunia berbeda. Namun Portugal lagi-lagi harus mengakhiri perjalanan mereka di perempat final setelah kalah dari Maroko. Kini, kesempatan keenam di Piala Dunia menjadi peluang terakhir Ronaldo untuk mewujudkan ambisi mengangkat trofi yang selama ini belum pernah berhasil diraihnya.
Rivalitas yang Belum Berakhir
Selama hampir dua dekade terakhir, Messi dan Ronaldo selalu menjadi pusat perhatian dunia sepak bola. Keduanya mendominasi berbagai penghargaan individu, memecahkan rekor demi rekor, dan membawa klub masing-masing meraih berbagai gelar bergengsi. Kini, ketika banyak pemain seusia mereka telah pensiun dari level tertinggi, Messi dan Ronaldo justru kembali menorehkan sejarah dengan tampil dalam skuad Piala Dunia 2026.
Meski berada di fase akhir karier, kehadiran dua legenda tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama turnamen ini. Messi datang sebagai juara bertahan bersama Argentina, sedangkan Ronaldo hadir dengan misi menuntaskan impian yang belum tercapai bersama Portugal.
