Navaswara.com — Aroma kopi, kuliner halal, dan semangat kebangkitan UMKM nasional akan berpadu dalam gelaran Indonesia Halal Brands and Foods Expo 2026. Setelah vakum selama satu dekade, pameran industri halal tersebut kembali hadir dengan membawa optimisme baru bagi pelaku usaha halal Indonesia untuk memperluas pasar dan memperkuat posisi produk lokal di tengah persaingan global.
Indonesia Halal Brands and Foods (IHBF) Expo 2026 akan digelar pada 29 hingga 31 Mei 2026 di NICE PIK 2, Jakarta. Penyelenggaraan expo kali ini berkolaborasi dengan Java Jazz Festival 2026 dan ditargetkan mampu menjangkau sekitar 110 ribu pengunjung.
Pameran tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan industri halal nasional sekaligus membuka akses pasar lebih luas bagi UMKM dan pelaku usaha halal Indonesia.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan IHBF Expo memiliki peran strategis dalam memperkuat perdagangan dan industri halal nasional.
“Saya berharap IHBF Expo dapat menjadi platform penting dalam memperkuat perdagangan dan industri halal nasional, sekaligus memberikan akses pasar bagi produk halal lokal untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan global,” ujar Budi Santoso dalam keterangannya, Kamis (21/5).
Dukungan juga datang dari Menteri Agama Nasaruddin Umar yang mengapresiasi penyelenggaraan expo halal tersebut sebagai bagian dari upaya menggerakkan ekonomi umat dan memperkuat ekosistem industri halal Indonesia.
Ketua Panitia IHBF Expo 2026 Rifda Ammarina mengatakan pameran tersebut kembali digelar setelah terakhir berlangsung pada periode 2010 hingga 2016.
Menurut Rifda, kolaborasi dengan Java Jazz Festival 2026 menjadi strategi untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkenalkan produk halal Indonesia kepada lebih banyak pengunjung.
“Bagi perusahaan ini waktu terbaik untuk branding dan memperkenalkan usaha. Bagi UMKM ini waktu terbaik untuk berdagang. Dan bagi kami ini momentum memperkuat kolaborasi agar produk halal Indonesia bangkit, berkembang, menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dan go global,” ujar Rifda.
Rifda yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Pemasaran, Promosi, Inovasi dan Pengembangan Produk UMKM Kadin Indonesia menjelaskan, IHBF Expo akan menghadirkan berbagai produk makanan dan minuman halal bagi pengunjung Java Jazz maupun pengunjung expo.
Berbagai pelaku usaha dan institusi dipastikan turut meramaikan pameran tersebut, mulai dari sektor kuliner, kopi, perbankan, farmasi, hingga lembaga sertifikasi halal dan regulator.
Sejumlah nama besar yang dijadwalkan hadir antara lain Al Jazirah, Ayam Bumbu, Kopi Kapal Api, Kopi Kenangan, Bank Mandiri, Bank Syariah Indonesia, Kalbe Farma, BPJPH, LP POM MUI, dan Baznas.
Selain pameran produk halal, IHBF Expo 2026 juga akan menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti fashion show, talkshow, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, hingga akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir dalam acara tersebut, termasuk Ketua Umum Kadin Indonesia, lima menteri, satu wakil menteri, satu kepala badan, serta pengusaha nasional Sandiaga Uno.
Kehadiran IHBF Expo 2026 dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem industri halal nasional yang kini terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal dan gaya hidup halal.
Bagi pelaku UMKM, expo tersebut bukan sekadar ajang pameran, melainkan ruang untuk memperluas jejaring bisnis, memperkuat branding, hingga membuka peluang menembus pasar internasional.
Melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan pemerintah, IHBF Expo diharapkan mampu menjadi etalase kebangkitan produk halal Indonesia sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri halal dunia.
