Kadin Lepas Andy Rachmianto, Anindya Bakrie Soroti Era Baru Kemitraan Indonesia dan Eropa

Navaswara.com — Suasana hangat dan penuh penghormatan terasa di Ballroom Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu malam (9/5/2026). Para tokoh dunia usaha, diplomat, hingga pimpinan Kadin dari berbagai daerah tampak berbincang akrab sembari mengenang perjalanan diplomasi Indonesia di panggung internasional. Di tengah suasana itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar acara perpisahan untuk Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa, Andy Rachmianto, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan kontribusinya bagi diplomasi Indonesia.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan, penugasan Andy Rachmianto ke Eropa menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam memperkuat kemitraan strategis, khususnya di bidang perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi global.

“Pak Andy membantu Indonesia berinteraksi dengan dunia penuh percaya diri dan kredibilitas. Saya tidak bisa membayangkan sosok yang lebih tepat untuk menjalankan peran penting ini,” ujar Anindya dalam sambutannya pada acara bertajuk A Voyage of Service Farewell Dinner in Honor of H.E. Andy Rachmianto and Ismi Rohimaningsih.

Menurut Anindya, banyak orang memahami protokol hanya sebatas tata acara dan formalitas. Namun, di tangan Andy Rachmianto, protokol menjadi seni menghadirkan penghormatan dan membangun kepercayaan antarnegara.

“Ada orang-orang yang pekerjaannya begitu penting sehingga ketika mereka melakukannya dengan baik, banyak orang hampir tidak menyadarinya. Dan itu adalah Pak Andy Rachmianto,” katanya disambut tepuk tangan tamu undangan.

Kadin Indonesia, lanjut Anindya, selama ini bekerja erat dengan Andy dalam berbagai agenda internasional strategis, mulai dari World Economic Forum di Davos hingga forum bisnis dan kunjungan kenegaraan di Eropa maupun Jepang. Sinergi tersebut dinilai berkontribusi besar terhadap penguatan posisi Indonesia di mata dunia internasional.

Anindya juga menyoroti hubungan Indonesia dan Uni Eropa yang kini memasuki fase baru kerja sama strategis. Penugasan Andy sebagai Dubes RI untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa dinilai menjadi langkah penting untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi Indonesia.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James T. Riady mengatakan diplomasi sejatinya bukan sekadar seremoni, melainkan pekerjaan presisi yang membutuhkan ketenangan dan ketelitian tinggi.

“Petugas protokol terbaik itu seperti wasit dalam pertandingan sepak bola. Jika tidak ada yang menyadari kehadiran Anda, berarti Anda telah menjalankan tugas dengan sangat baik,” ujar James.

Ia menilai Andy Rachmianto bukan hanya diplomat andal, tetapi juga figur yang mampu membangun hubungan personal dan kepercayaan lintas negara.

“Indonesia tidak hanya mengirim diplomat ke Eropa. Indonesia mengirim seseorang yang benar-benar memiliki hati dan tahu bagaimana membangun hubungan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Andy Rachmianto menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Kadin Indonesia selama dirinya menjabat sebagai Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler sekaligus Kepala Protokol Negara.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dalam pandangan saya pribadi, Kadin adalah salah satu mitra penting dan terpercaya pemerintah,” ujarnya.

Andy mengungkapkan, berbagai forum bisnis dan investasi yang digelar bersama Kadin dalam kunjungan Presiden RI ke luar negeri telah menghasilkan komitmen investasi bernilai miliaran dolar AS bagi Indonesia.

Sebagai Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa, Andy menegaskan salah satu fokus utamanya adalah mendorong penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IEU-CEPA.

“Saya kira ini akan menjadi KPI utama saya. Karena itu saya membutuhkan dukungan penuh dan keberlanjutan dukungan dari Kadin,” tegasnya.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan Kadin Indonesia dan Ketua Umum Kadin Provinsi dari berbagai daerah di Tanah Air. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat bahwa diplomasi dan dunia usaha memiliki peran strategis yang saling menguatkan dalam membangun masa depan Indonesia di tengah kompetisi global yang semakin dinamis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *