Navaswara.com – Sepanjang April 2026, ISA Art Gallery mengadakan sejumlah pameran seni yang sangat menarik. Salah satunya adalah “Ireland’s Eye 2026: The Imprint of The Irish Landscape” yang berlangsung pada tanggal 1-24 April 2026.
Pameran ini menampilkan karya enam seniman dari generasi berbeda yang sama-sama terinspirasi oleh lanskap Irlandia. Melalui karya-karya tersebut, pengunjung diajak melihat hubungan antara manusia, sejarah, dan alam.
Pameran yang digelar di World Trade Centre Tower 2 Jakarta ini dikurasi oleh Mark Joyce yang ingin menunjukkan bahwa alam bisa menyimpan cerita, ingatan, dan identitas budaya. Dari sisi konsep, ia memilih konsep utama “spirit of place”, yaitu bagaimana suatu tempat memiliki makna dan rasa yang khas.
Salah satu karya yang cukup menarik adalah milik Robert Russell, yakni “The Hawthorn Holds Fast(top)”. Lukisan ini menghadirkan lanskap yang tampak sunyi dan penuh tekanan dengan sebuah pohon yang terlihat miring ke satu arah seolah diterpa angin yang tak terlihat.
Komposisi objek dalam kanvas tersebut memberi kesan tentang ketahanan sekaligus kerentanan di saat yang bersamaan. Dari segi warna, lukisan ini didominasi palet monokromatik seperti abu-abu, hitam, dan cokelat pucat. Pilihan warna ini turut memperkuat atmosfer melankolis, seolah mengajak penonton masuk ke ruang yang sangat hening.
Selain Robert Russell, ada pula Tony O’Malley yang turut meramaikan acara ini. Ia dikenal sebagai seniman yang kerap menggunakan gaya abstrak untuk menggambarkan lanskap alam versi dirinya. Bukan lewat bentuk yang jelas, ia menawarkan coretan tinta yang bisa menghadirkan perasaan dan kenangan yang muncul dari sebuah tempat.
Selain itu, ada Cora Cummins yang juga mengangkat tema lanskap dengan pendekatan yang lebih personal. Ia menggunakan teknik tersendiri untuk menggambarkan hubungan antara tempat, kehilangan, dan emosi. Baginya, lanskap bukan hanya fisik, tapi juga ruang batin yang penuh kenangan.
