Dari Birunya Sungai Sagea Hingga Keindahan Goa Boki Maruru

Navaswara.com – Keindahan wisata alam Goa Boki Maruru di Halmahera Tengah, Maluku Utara, merupakan salah satu pesona tersembunyi di Indonesia bagian timur yang belum banyak terjamah. Terletak di Desa Sagea, kawasan ini menghadirkan perpaduan lanskap karst, sungai jernih, dan gua alami yang menciptakan suasana dramatis sekaligus menenangkan.

Perjalanan menuju Goa Boki Maruru sendiri sudah menjadi bagian dari petualangan yang tak terlupakan. Wisatawan akan diajak menyusuri Sungai Sagea dengan perahu kecil, menikmati pemandangan hutan tropis yang rimbun di sepanjang aliran sungai. Airnya sungai ini tampak jernih dengan gradasi warna biru kehijauan yang memanjakan mata, menciptakan kesan alami yang kental. Suasana juga akan semakin hidup dengan suara kicauan burung dan angin sejuk yang berhembus pelan.

Sesampainya di mulut gua, pengunjung akan disambut dinding batu kapur yang menjulang tinggi, seolah membentuk gerbang alami. Di dalamnya, keindahan semakin terasa dengan hadirnya stalaktit dan stalagmit yang terbentuk selama ribuan tahun. Tak hanya itu, cahaya yang masuk dari celah-celah gua kian menciptakan permainan bayangan yang dramatis, memperkuat nuansa eksotis yang dimiliki Goa Boki Maruru.

Selain keindahan visualnya, tempat ini juga menawarkan sensasi petualangan yang memacu adrenalin. Untuk menjelajahi bagian dalam gua, pengunjung bisa berjalan di jalur yang cukup licin dan minim cahaya, sehingga menghadirkan pengalaman eksplorasi yang menantang. Aktivitas seperti berenang di sungai, menyusuri gua dengan perahu karet, hingga mencoba paddle board menjadi daya tarik tambahan yang membuat kunjungan semakin berkesan.

Di sisi lain, Goa Boki Maruru juga tidak lepas dari nilai budaya dan cerita rakyat yang melekat di masyarakat setempat. Nama “Boki Maruru” sendiri berasal dari kisah tentang seorang putri yang hanyut di sungai, menjadikan tempat ini tidak hanya indah secara alam, tetapi juga kaya akan makna historis dan kearifan lokal. Cerita tersebut menambah daya tarik gua ini, seolah setiap sudutnya menyimpan jejak legenda yang hidup di tengah masyarakat.

Untuk bisa sampai di Goa Boki Maruru di Halmahera Tengah, Maluku Utara, perjalanan memang membutuhkan beberapa tahapan. Dari kota besar seperti Jakarta atau Makassar, wisatawan dapat terlebih dahulu terbang menuju Ternate sebagai pintu gerbang utama wilayah Maluku Utara.

Setibanya di Ternate, perjalanan dilanjutkan menuju wilayah Weda yang merupakan ibu kota Kabupaten Halmahera Tengah. Dari Weda, perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan darat menuju Desa Sagea, lokasi awal untuk menjelajahi Goa Boki Maruru. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 1–2 jam dengan kondisi jalan yang cukup baik, meskipun di beberapa titik masih terasa alami dan dikelilingi hutan.

Sesampainya di Desa Sagea, petualangan sesungguhnya baru dimulai. Seperti yang sudah disampaikan di atas, wisatawan harus menyusuri Sungai Sagea menggunakan perahu kecil yang biasanya disediakan oleh warga setempat. Perjalanan menyusuri sungai ini memakan waktu sekitar 20–30 menit dengan pemandangan air jernih berwarna biru kehijauan serta tebing karst yang menjulang di sisi kiri dan kanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *