Avian Tambah 5 Pusat Distribusi, Laba Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Pasar

Navaswara.com – Tekanan ekonomi masih terasa di berbagai sektor, termasuk industri bahan bangunan dan cat. Namun PT Avia Avian Tbk atau AVIA tetap mencatatkan pertumbuhan kinerja yang terjaga hingga akhir tahun buku yang berakhir pada 31 Desember.

Perseroan membukukan pendapatan Rp8,1 triliun sepanjang tahun buku tersebut. Angka ini naik Rp652 miliar atau 8,7 persen dibandingkan periode sebelumnya, dengan pertumbuhan volume penjualan 7,4 persen yang bergerak stabil dari kuartal pertama hingga kuartal keempat.

Pertumbuhan tersebut datang dari segmen solusi arsitektur maupun barang dagangan yang sama-sama menunjukkan tren positif. Stabilitas ini memperlihatkan daya tahan model bisnis perusahaan di tengah dinamika pasar bahan bangunan.

Dari sisi profitabilitas, AVIA mencatat laba bersih Rp1,7 triliun hingga akhir periode. Nilai itu meningkat Rp80 miliar dibandingkan tahun sebelumnya dengan marjin laba bersih 21,5 persen.

Head of Investor Relations AVIA Andreas Timothy mengatakan perseroan tetap menjaga disiplin operasional di tengah ekspansi. “Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, perseroan juga mampu mempertahankan tingkat profitabilitas yang kuat,” ujarnya dalam keterangan yang dipublikasikan di Jakarta.

Laporan keuangan menunjukkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 4,99 persen menjadi Rp1,74 triliun atau Rp29,11 per saham. Pada periode sebelumnya, laba tercatat Rp1,66 triliun atau Rp27,16 per saham.

Ekspansi distribusi menjadi salah satu penopang kinerja. Sepanjang periode berjalan, perseroan menambah lima pusat distribusi milik sendiri sehingga totalnya mencapai 129 titik, didukung 15 pusat distribusi mini dan 38 pusat distribusi pihak ketiga.

Jumlah mitra aktif juga meningkat signifikan. Hingga akhir periode, lebih dari 60.000 mitra tercatat bertransaksi, memperlihatkan efektivitas penetrasi pasar sekaligus loyalitas pelanggan yang terjaga.

Perusahaan juga terus memperkuat inovasi produk dengan komitmen pada aspek keberlanjutan serta peningkatan proses internal. Kombinasi distribusi yang luas, inovasi produk, dan eksekusi strategi yang disiplin mendorong kenaikan pangsa pasar.

Andreas menegaskan fundamental bisnis yang solid menjadi landasan untuk menjaga momentum. Ia menyebut fokus pada hubungan pelanggan dan efisiensi internal akan membantu perseroan memperkuat posisi kompetitifnya di industri cat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *