Navaswara.com – Manchester United kembali menjadi sorotan menjelang bursa transfer musim panas. Hal ini terjadi usai adanya kabar bahwa Setan Merah ingin membidik gelandang tengah asal Villarreal, Pape Gueye. Klub raksasa Liga Inggris ini dinilai perlu memperkuat sektor lini tengah setelah kepergian Casemiro dan nama Gueye muncul sebagai salah satu target utama dalam rencana rekonstruksi skuad mereka.
Menanggapi minat dari tim asuhan Michael Carrick, klub La Liga tersebut dikabarkan memasang harga tinggi untuk sang gelandang, yakni sekitar €60 juta atau sekitar Rp1,1 triliun, angka yang mencerminkan value dan peran penting Gueye di Villarreal. Nilai tersebut dianggap sepadan oleh pihak Villarreal sebagai bagian dari proyek jangka panjang mereka, sekaligus menunjukkan bahwa Manchester United harus siap mengeluarkan investasi besar jika hendak mewujudkan transfer ini.
Ketertarikan terhadap gelandang asal Senegal itu tak lepas dari performa impresif yang ia tunjukkan baik di level klub bersama Villarreal maupun di tim nasionalnya. Musim ini, Pape Gueye semakin menarik perhatian setelah kontribusinya membantu Villarreal bersaing di papan atas La Liga. Penampilannya yang konsisten di lini tengah, ditambah dengan beberapa gol dan assist yang dicatatkan, menunjukkan bahwa Gueye mampu menjadi motor permainan timnya. Selain itu, momen pentingnya mencetak gol kemenangan bagi Senegal pada final Piala Afrika 2025 turut mendongkrak reputasi pemain berusia 27 tahun ini di kancah internasional, menjadikannya salah satu sosok yang menarik di bursa transfer pemain.
Pape Gueye sendiri memiliki perjalanan sepak bolanya yang cukup menarik. Lahir di Prancis dan berdarah Senegal, ia memulai karier profesionalnya di Le Havre, kemudian bermain untuk klub besar seperti Marseille dan sempat dipinjamkan ke Sevilla. Pada 2024 lalu, ia pindah ke Villarreal dan sejak itu menjadi andalan di lini tengah tim tersebut. Selain kontribusinya di klub, Gueye juga menjadi pemain penting bagi tim nasional Senegal, termasuk membantu meraih gelar Piala Afrika secara beruntun untuk negaranya. Ia dikenal sebagai gelandang bertipe box-to-box dengan kombinasi kekuatan fisik, kemampuan teknis, dan visi permainan yang baik.
Jika transfer ini benar-benar terwujud, Manchester United tidak hanya mendapatkan pemain dengan pengalaman di kompetisi top Eropa, tetapi juga figur yang bisa memberikan stabilitas dan kekuatan di tengah lapangan. Rencana untuk mendatangkan Gueye juga dipandang sebagai bagian dari upaya lebih besar dalam memperkuat struktur tim dan meningkatkan daya saing mereka di musim mendatang.
