Navaswara.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga persatuan bangsa saat menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, belum lama ini.
Dalam sambutannya, Prabowo menyebut NU selama ini konsisten menjadi contoh dalam merawat kebersamaan di tengah keberagaman Indonesia.
“Saudara-saudara sekalian, NU selalu memberi contoh, NU selalu berusaha menjaga persatuan, dan memang itulah pelajaran sejarah,” ungkap Prabowo.
Menurutnya, kiprah NU sudah berlangsung lebih dari satu abad dan dinilai punya kontribusi besar terhadap perjalanan bangsa. Prabowo juga menyinggung peran para kiai dan ulama dalam masa perjuangan kemerdekaan, khususnya saat pertempuran di Surabaya.
“Kemerdekaan diuji di Jawa Timur, di Surabaya dan sekitarnya. Rakyat dipimpin para kiai dan ulama berhasil mempertahankan kemerdekaan melawan negara-negara besar,” ujarnya.
Prabowo menilai pengalaman sejarah itu menunjukkan pentingnya persatuan nasional. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat tetap rukun meski memiliki perbedaan pandangan.
“Boleh kita bertanding, bersaing, berdebat. Tapi di ujungnya semua pemimpin harus rukun dan menjaga persatuan dan kesatuan,” tegasnya.
Acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang dihadiri ribuan jamaah, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu abad organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu.
