DHL Express Indonesia Masuk Dunia Fesyen Lewat Kolaborasi dengan Machine56

Navaswara.com – Kolaborasi lintas industri kini menjadi cara baru bagi brand global untuk terhubung dengan generasi muda dan komunitas kreatif. DHL Express Indonesia mengambil langkah serupa dengan menggandeng label fesyen asal Bandung Machine56 dalam kolaborasi produk edisi terbatas.

Langkah ini bukan sekadar strategi pemasaran biasa. Bagi DHL, ini adalah upaya untuk meruntuhkan sekat kaku korporasi dan masuk ke dalam ekosistem kreatif anak muda yang dinamis. Di sisi lain, bagi Machine56, bekerja sama dengan nama besar sekelas DHL adalah pintu gerbang untuk membuktikan bahwa karakter desain lokal punya daya tawar yang kuat di panggung global.

Kolaborasi DHL x M56™/Studio Capsule Collection menjadi proyek fesyen pertama DHL Express Indonesia bersama brand lokal. Koleksi kapsul ini diluncurkan pada 6 Februari 2026 dan dipasarkan secara terbatas melalui kanal online dengan target pasar global.

Identitas DHL yang lekat dengan sistem logistik hadir dalam desain Machine56 lewat elemen visual seperti airway bill kode industri dan penandaan pengiriman. Elemen tersebut diterjemahkan ke dalam produk fungsional yang mencakup jaket pullover tas selempang lanyard hingga kaus.

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad menyebut kolaborasi ini sebagai pertemuan antara logistik dan budaya kreatif. “Kami mengeksplorasi kemungkinan baru yang muncul saat ide dan kreativitas saling bertemu serta membuka perspektif berbeda,” ujarnya.

Menurut Ahmad segmen wirausahawan muda kreator dan komunitas lintas negara menjadi penggerak penting ekonomi berbasis nilai dan identitas. “Machine56 merepresentasikan kreativitas Indonesia yang autentik disiplin dan mampu bersaing secara global,” katanya.

Founder sekaligus Creative Director Machine56 Rajaya Yogaswara menilai kolaborasi ini sebagai pengakuan atas perjalanan brand yang dibangun dari dalam negeri. Sebagai brand fesyen Indonesia pertama yang bekerja sama dengan DHL Machine56 melihat langkah ini sebagai bagian dari upaya memperluas peran ekonomi kreatif Indonesia di pasar internasional seiring meningkatnya minat global terhadap produk beridentitas lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *