Navaswara.com – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas, termasuk penyediaan fasilitas yang lebih baik bagi para atlet.
Komitmen tersebut disampaikan Taufik saat menyambut kepulangan kontingen Indonesia usai berlaga di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, kemarin.
Menurut Taufik, para atlet disabilitas telah menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk meraih prestasi di level internasional. Ia menilai perjuangan para atlet menjadi inspirasi besar bagi masyarakat Indonesia.
“Mereka menjadi inspirasi bahwa dengan segala keterbatasannya, mereka membuktikan mampu berprestasi. Semangat mereka ini harus kita tiru. Ini yang menambah semangat kita untuk terus memotivasi mereka. Semangat juangnya luar biasa,” ujar Taufik.
Ia menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan agar para atlet dapat terus mengasah kemampuan dan menjaga performa. Menurutnya, konsistensi menjadi kunci karena sejumlah atlet akan kembali dipersiapkan untuk tampil di ajang Asian Para Games 2026.
“Ke depan tantangannya lebih berat lagi karena ada Asian Para Games. Tolong para atlet ini menjaga semangat agar bisa terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa,” kata Taufik.
Selain itu, Taufik juga memberikan apresiasi kepada atlet-atlet yang berhasil memecahkan rekor selama ASEAN Para Games 2025 Thailand berlangsung. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
“Ini menjadi awal yang baik bagi para atlet untuk melangkah ke level selanjutnya,” ucapnya.
Pada ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand, kontingen Indonesia mencatatkan prestasi dengan meraih total 392 medali, terdiri dari 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Hasil tersebut mengantarkan Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir.
