Navaswara.com — Kementerian Haji dan Umrah resmi membuka Seleksi Petugas Haji Daerah untuk musim haji 1447 H/2026 M sebagai langkah awal memastikan kualitas pelayanan jemaah haji Indonesia.
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan proses seleksi harus berjalan terbuka, transparan, dan akuntabel, tanpa ruang bagi titipan maupun intervensi dalam bentuk apa pun.
“Tidak ada ruang bagi kompromi terhadap integritas. Seleksi ini adalah amanah besar yang harus dijaga,” tegas Menhaj saat membuka kegiatan seleksi di Asrama Haji Embarkasi Sukolilo, Surabaya.
Menhaj menekankan bahwa petugas haji daerah memikul tanggung jawab moral besar karena kuota mereka berasal dari porsi jemaah reguler, sehingga pengabdian penuh menjadi kewajiban mutlak.
Penyelenggaraan haji 2026 dipastikan berada di bawah pengawasan ketat berbagai lembaga negara serta publik, guna memastikan seluruh proses berjalan bersih dan profesional.
Melalui seleksi ini, pemerintah menegaskan komitmen menghadirkan pelayanan haji yang berintegritas, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan jemaah sebagai tamu Allah.
