Navaswara.com — Totalitas dalam berkesenian kembali menemukan takarannya di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2025. Malam penganugerahan itu bukan hanya mencatat sejarah bagi perfilman nasional, tetapi juga membingkai sebuah kisah personal yang mengharukan antara sepasang figur publik, Sheila Dara dan Vidi Aldiano.
Sheila yang malam itu dinobatkan sebagai Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2025 berkat akting memukau dalam film Sore: Istri dari Masa Depan, menerima Piala Citra dengan sebuah ucapan syukur. “Terima kasih kepada dewan juri FFI, terima kasih kepada Tuhan, keluarga saya, orangtua, kakak, adik, suami saya selamanya yang ada di sana,” ujarnya, melontarkan frasa “suami saya selamanya” yang sontak menyentuh seluruh hadirin.
Di balik panggung kemenangannya, suaminya, Vidi, tak kuasa menahan haru. Vidi yang terlihat berkaca-kaca berulang kali mengusap mata.
Pengorbanan Bahasa Kroasia di Balik Layar
Momen emosional itu segera berlanjut ke ruang publik digital. Melalui unggahan terbarunya, Vidi membagikan pesan mendalam mengenai pencapaian sang istri. Narasi yang ia sampaikan bukan hanya selebrasi, melainkan sebuah pengakuan atas harga mahal dari totalitas seorang aktris.
Vidi menyoroti kerasnya persiapan Sheila untuk memerankan tokoh Sore dalam film garapan Yandy Laurens tersebut. Ia bahkan mengenang momen intim ketika mereka menjalani perawatan kesehatan bersama di Thailand.
“Masih inget waktu kita detox di Thailand selama beberapa minggu, aku aja sampe afal saat kamu belajar bahasa Kroasia setiap hari, dari logat, intonasi pengucapan, dan kata-kata terus kamu kumandangkan,” tulis Vidi.
Latihan intensif bahasa Kroasia, yang dilakukan bahkan di tengah sesi pemulihan personal, menunjukkan level dedikasi Sheila Dara terhadap karakternya. Kemenangan ini, bagi Vidi, adalah pengapresiasian yang sangat layak atas keringat dan kerja keras tersebut. “Congrats ai, truly well deserved,” katanya, disusul penegasan, “Dan aku akan selalu bangga menjadi suamimu, selamanya.”
Pesan manis Vidi Aldiano ini seolah menjadi pembalasan puitis dan penuh haru atas ungkapan “suami saya selamanya” dari Sheila di atas panggung.
Dominasi ‘Sore’
Selain Piala untuk Sheila Dara, film ini turut memenangkan kategori-kategori bergengsi lainnya, yakni Sutradara Terbaik untuk Yandy Laurens, Lagu Tema Original Terbaik untuk lagu “Terbuang Dalam Waktu” yang dibawakan oleh Gerald Situmorang, Iga Massardi, & Asteriska (Barasuara), dan Penyunting Gambar Terbaik untuk Hendra Adhi Susanto.
