Ekosistem Digital Mandiri Berbuah Pengakuan Terbaik 2025

Navaswara.com — Semakin banyak warga membuka ponsel mereka untuk membayar tagihan, berbelanja, atau mengelola usaha, dan di balik rutinitas itu ada satu pola yang kian terlihat jelas: transaksi digital telah menjadi denyut baru ekonomi Indonesia. Aktivitas keuangan masyarakat yang terus bergeser dari mesin ATM ke aplikasi dan platform digital kini memperkuat fondasi ekosistem transaksi nasional.

Di tengah perubahan perilaku tersebut, Bank Mandiri dinobatkan sebagai Indonesia’s Best Transaction Bank 2025 dalam ajang Euromoney Transaction Banking Awards 2025. Pengakuan internasional ini menandai konsistensi perseroan mempercepat transformasi digital, memperluas inklusi keuangan, dan memperkuat ekonomi kerakyatan melalui layanan yang efisien dan mudah dijangkau.

Bank bersandi BMRI itu mencatat dominasi kuat pada transaksi berbasis digital. Ekosistem tertutup yang terintegrasi antara Livin’ by Mandiri, Livin’ Merchant, dan Kopra by Mandiri kini menjadi penggerak utama layanan transaksi modern, dari ritel dan UMKM hingga korporasi besar.

Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri Yohan Sugiono menyampaikan bahwa Kopra by Mandiri berhasil mengelola nilai transaksi lebih dari Rp 22.000 triliun hingga Oktober 2025, tumbuh 22 persen YoY, sementara volume mencapai 1,2 miliar transaksi, meningkat 14 persen YoY. Fitur unggulan seperti bulk payment 50.000 transaksi, personalisasi biller industri, hingga monitoring real-time LC dan Bank Garansi menjadi nilai tambah yang memperkuat efisiensi operasional dunia usaha.

Performa serupa tampak pada Livin’ by Mandiri, yang kini memiliki 35,8 juta pengguna, naik 27 persen YoY. Super app ini memproses transaksi bernilai Rp 3.620 triliun, meningkat 10 persen dibanding tahun sebelumnya.

Di sisi lain, Livin’ Merchant tampil sebagai tulang punggung digitalisasi UMKM. Lebih dari 3 juta merchant, dengan 62 persen bergerak dari luar kota besar, memanfaatkan fitur seperti manajemen multi-outlet, integrasi sistem F&B, QR Table ordering, hingga pemesanan stok ke distributor. Nilai transaksi tumbuh 166 persen, sementara volumenya naik 172 persen dibanding tahun lalu.

Euromoney memberikan penghargaan ini berdasarkan kinerja keuangan yang sehat, kekuatan aset, ketahanan ekosistem bisnis, serta inovasi digital berkelanjutan yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Yohan, momentum tersebut tidak terlepas dari arah kebijakan pemerintah yang menekankan transformasi ekonomi dan produktivitas nasional. “Kopra hadir sebagai solusi finansial terintegrasi yang mendukung kualitas pengalaman transaksi nasabah, dari cash management hingga value chain,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh layanan digital Bank Mandiri akan terus dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha yang dinamis. Langkah ini selaras dengan agenda percepatan transformasi ekonomi sebagaimana diarahkan dalam Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak dengan semangat Sinergi Majukan Negeri dan memperkuat peran Bank Mandiri sebagai penggerak utama perekonomian nasional,” kata Yohan menutup penjelasannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *