Navawaswara.com — Industri fesyen berkelanjutan Indonesia kembali mendapat sorotan positif. Menteri Perdagangan Budi Santoso mengunjungi Namira Ecoprint, UMKM asal Surabaya yang dikenal karena inovasinya dalam memadukan estetika dan keberlanjutan. Dalam kunjungan tersebut, Mendag Busan menegaskan bahwa inovasi, kualitas, dan keberlanjutan adalah tiga fondasi utama agar UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global.
Namira Ecoprint, yang berdiri sejak 2019, mengembangkan teknik pencetakan motif pada kain, kulit, dan berbagai material menggunakan daun, bunga, serta bahan alam lainnya. Selain menghasilkan produk unik, proses produksinya minim limbah, bahkan sisa bahan baku diolah menjadi kompos. “Inilah contoh nyata produk fesyen Indonesia yang mengusung kekuatan alam sebagai nilai tambah. Inovasi seperti ini membuat produk UMKM mampu bersaing, baik di pasar domestik maupun internasional,” ujar Mendag Busan.
Dalam kesempatan tersebut, Mendag Busan menyaksikan langsung proses pembuatan kain ecoprint sekaligus koleksi produk yang telah menarik minat pembeli dari Meksiko, Italia, dan Kanada. Meskipun belum menembus pasar ekspor secara besar-besaran, Namira Ecoprint dinilai memiliki peluang besar karena tingginya permintaan global terhadap produk ramah lingkungan, terutama dari kalangan Generasi Z dan Milenial.

Tak hanya inovatif, Namira Ecoprint juga sarat prestasi. Deretan penghargaan nasional berhasil diraih, termasuk Juara Pengusaha Berprestasi Nasional IWAPI 2022, Juara 1 Pengusaha Teladan IWAPI 2022, dan Inovator Industri Kecil Menengah Hijau.
Mendag Busan juga memaparkan program UMKM BISA Ekspor, yang telah membantu 1.049 UMKM melakukan business matching internasional dengan nilai transaksi mencapai USD 130,17 juta sepanjang Januari–Oktober 2025. Ia menegaskan bahwa dukungan Kemendag akan terus diperkuat melalui jaringan 46 perwakilan perdagangan di 33 negara, kemitraan dengan ritel modern, serta kurasi produk UMKM berpotensi ekspor.
“Kalau UMKM diminta menembus pasar global sendirian, tentu berat. Pendampingan seperti ini yang kami butuhkan,” ujar Didik Edy Susilo, pemilik Namira Ecoprint, yang menyambut positif perhatian pemerintah.
Dengan kombinasi inovasi hijau, kualitas premium, dan dukungan pemerintah, Namira Ecoprint menjadi contoh bagaimana UMKM Indonesia bukan hanya mampu bertahan tetapi siap melangkah menuju panggung dunia.
