Navaswara.com – Langit Jakarta kembali murung sejak pagi hari. Udara lembap, suhu hangat, dan angin yang sesekali membawa aroma tanah basah menjadi pertanda datangnya hujan. Menjelang akhir pekan, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) memprediksi cuaca di wilayah DKI Jakarta akan didominasi hujan ringan hingga hujan petir di beberapa titik, disertai kelembapan udara yang cukup tinggi.
Dalam laporan prakiraan cuaca resmi yang dirilis Jumat, 24 Oktober 2025, BMKG menyebutkan bahwa Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan berpotensi mengalami hujan disertai petir pada Jumat sore hingga malam hari. Sementara Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu diperkirakan akan diguyur hujan ringan dengan suhu berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius dan tingkat kelembapan 65–97 persen.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak yang umum terjadi pada masa pancaroba. Selain faktor keselamatan, BMKG juga mengingatkan dampak sosial dan ekonomi dari cuaca ekstrem. Aktivitas luar ruang seperti transportasi, perdagangan, hingga sektor UMKM yang bergantung pada mobilitas masyarakat diperkirakan akan terpengaruh oleh kondisi cuaca basah selama akhir pekan ini.
BMKG mengimbau warga untuk menyesuaikan aktivitas harian dan mempersiapkan perlengkapan hujan seperti jas hujan atau payung, terutama bagi pengendara motor. Kondisi jalan licin juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama di kawasan padat seperti Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Di tengah ketidakpastian cuaca, suasana Jakarta tetap berjalan seperti biasa. Para pedagang kaki lima menyiapkan tenda plastik, ojek daring mengatur jas hujan di jok motor, sementara warga lain menatap langit abu-abu dengan tenang—seolah telah terbiasa dengan ritme kota yang berubah seiring awan dan hujan.
