Navaswara.com – Lebih dari dua ribu nasabah hadir langsung di BCA Wealth Summit 2025 yang berlangsung di Hotel Jakarta, pertengahan September lalu. Acara dua hari itu menjadi ruang bertemu antara nasabah, ekonom, dan praktisi keuangan yang sama-sama ingin memahami arah baru pengelolaan kekayaan di tengah ekonomi global yang bergerak cepat.
Mengusung tema “Strengthening Wealth Longevity”, forum ini tidak hanya membahas strategi finansial, tetapi juga cara berpikir jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan aset dan warisan keluarga. Antusiasme publik pun terasa luas, terlihat dari lebih dari 4,5 juta penonton yang mengikuti rangkaian sesi daring pada 19 September hingga 3 Oktober 2025.
Dibuka secara resmi oleh Presiden Direktur BCA Hendra Lembong, beserta jajaran direksi dan komisaris, BCA Wealth Summit 2025 menghadirkan narasumber dari berbagai bidang.“BCA Wealth Summit 2025 bukan sekadar konferensi, melainkan wadah untuk membantu nasabah merancang masa depan keuangan mereka dengan perspektif yang lebih beragam. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, wawasan yang luas menjadi kunci ketahanan finansial keluarga,” ujar Hendra.
Selama dua hari, para peserta disuguhi beragam topik lintas disiplin. Dari strategi investasi global yang dibawakan para manajer investasi internasional, hingga isu-isu yang kerap luput dari perhatian seperti hukum waris, kesehatan, dan gaya hidup, business transfer, hingga seni. Nama-nama seperti Dr. dr. Sonar Soni Panigoro, Sp. B, Subsp. Onk. (K), M.Epid, MARS, ahli onkologi, dan Corporate and Estate Law Expert Dr. Risen Yan Piter S. H, M. Kn, pakar hukum waris, turut berbagi pandangan mengenai pentingnya keseimbangan antara kesehatan, hukum, dan keuangan dalam menjaga keberlanjutan hidup.
Tak berhenti pada diskusi, BCA juga membuka sesi konsultasi eksklusif dengan para pakar. Di ruang-ruang kecil yang lebih privat, nasabah bisa berkonsultasi langsung tentang strategi investasi, perencanaan warisan, hingga manajemen gaya hidup. Pendekatan personal ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan kekayaan bukan hanya terbatas pada angka, tetapi juga nilai dan visi jangka panjang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan BCA hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi sebagai mitra strategis yang mendampingi nasabah dalam setiap fase perjalanan finansial mereka.” Ke depan, BCA akan terus memperluas edukasi dan inovasi layanan wealth management, baik melalui jaringan cabang maupun kanal digital, agar dapat mendampingi nasabah dalam menjaga keberlanjutan dan kesinambungan kekayaan lintas generasi,” tutup Hendra Lembong.
Dari ruang megah di pusat ibu kota itu, semangat baru tumbuh, bahwa keberlanjutan kekayaan bukan ditentukan oleh seberapa besar harta yang dimiliki, melainkan seberapa bijak seseorang merawat dan mewariskannya lintas generasi.

