Navaswara.com — Aroma kopi Nusantara berpadu dengan irama tanjidor Betawi di jantung kota Paris, menyambut pengunjung yang memadati ruang pamer Galerie Joseph. Di balik suasana hangat itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka kegiatan “Choose Jakarta 2025 – Goes to Paris”, Rabu (8/10/2025), sebagai langkah nyata mendorong UMKM Jakarta naik kelas dan menembus pasar global.
Kegiatan yang digelar pada 8–11 Oktober 2025 ini menghadirkan lebih dari 20 pelaku usaha terkurasi dari sektor fesyen, kuliner, dan kriya. Mereka menampilkan karya terbaik Jakarta kepada publik internasional melalui pameran produk, business forum, trunk show, dan pentas budaya Betawi.
“Choose Jakarta bukan sekadar membuka pasar, tetapi memperkenalkan semangat dan karya anak Jakarta ke panggung dunia,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam sambutannya. “Bagi pelaku UMKM, inilah saatnya berani melangkah ke pasar global, menunjukkan jati diri Jakarta yang kreatif, tangguh, dan berdaya saing.”
Inisiatif ini menjadi bagian dari visi besar Pemprov DKI untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global dan berbudaya, sebagaimana diamanatkan UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Melalui diplomasi ekonomi dan budaya, kegiatan ini memperkuat citra Jakarta sebagai pusat kreativitas Asia Tenggara dan membuka jalan bagi produk lokal memasuki rantai pasok internasional.
“Dari Monas hingga Menara Eiffel, kita ingin menegaskan bahwa Jakarta punya daya cipta yang layak diperhitungkan dunia,” tambah Rano. “Inilah wajah baru Jakarta: modern, berbudaya, dan terbuka bagi semua.”
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menegaskan bahwa produk UMKM Jakarta kini siap bersaing di pasar Eropa. “Melalui Choose Jakarta 2025, kami membangun jembatan kolaborasi agar UMKM bisa naik kelas, go digital, dan go global,” ujarnya.
Selain memperkenalkan potensi perdagangan dan ekonomi kreatif, Choose Jakarta 2025 juga menjadi wadah diplomasi budaya dan jejaring bisnis lintas negara, dengan dukungan KBRI Paris, diaspora Indonesia, dan mitra internasional. Program ini diharapkan menjadi tonggak bagi UMKM Jakarta untuk memperluas ekspor dan memperkuat citra positif ibu kota sebagai kota kolaboratif dan berdaya saing global.
Pemprov DKI berencana memperluas inisiatif serupa ke Tokyo, London, dan New York sebagai bagian dari strategi Jakarta Global City Branding, menjadikan Jakarta bukan hanya pusat ekonomi nasional, tetapi juga ikon kreativitas dunia.

