UMKM Krav Ideas Tumbuh dari Mesin Jahit Keluarga hingga Kirim Ribuan Produk Setiap Bulan

Navaswara.com – Usaha kecil dari Jawa Barat ini membuktikan keterbatasan bukan alasan untuk berhenti. Krav Ideas, yang didirikan Dani Nur Rohmat pada 2020, berawal dari mesin jahit lama milik ibunya dan kini telah berkembang menjadi bisnis Home & Living dengan ribuan produk terjual setiap bulan.

Ide usaha muncul ketika Dani merasa perlengkapan tidur yang nyaman sekaligus terjangkau sulit ditemukan. Dari ruang tamu rumahnya, ia mulai membuat sprei, sarung bantal, dan selimut. Produk pertama dikerjakan sang ibu, lalu perlahan diproduksi lebih rapi dan beridentitas. “Awalnya saya ragu apakah usaha ini bisa jalan, apalagi modal sangat minim. Tapi dukungan ibu membuat saya terus mencoba,” ujar Dani.

Seiring waktu, Krav Ideas memperluas jangkauan pasar dengan serius. Produksi tidak lagi sebatas rumahan, melainkan melibatkan tenaga kerja tambahan serta pemasok bahan lokal. Desain dan kemasan dibuat khas agar tetap punya daya tarik di tengah persaingan brand besar. Konsumen pun memberi respons positif, salah satunya lewat ulasan yang menyebut produk Krav Ideas membuat tidur terasa lebih nyaman.

 

 

Pencapaian itu juga mendorong Dani terus menambah kapasitas produksi. Permintaan melonjak saat momen penjualan besar, hingga Krav Ideas sempat menambah shift kerja. Kini, lebih dari 2.000 produk terkirim ke berbagai daerah setiap bulan, bahkan permintaan juga datang dari luar negeri.

Kesuksesan Krav Ideas tak pernah datang dalam semalam. Bagi Dani, apa yang diraih Krav Ideas adalah perjalanan panjang dari ruang sempit menuju peluang luas. “Saya memulai usaha ini di usia 25 tahun dengan penuh keraguan. Tapi setiap langkah membuktikan kalau usaha kecil bisa memberi dampak besar,” tuturnya.

Perjalanan Krav Ideas menunjukkan wajah UMKM lokal yang mampu bertahan sekaligus bertumbuh di era digital. Dengan memanfaatkan ekosistem e-commerce seperti Shopee, usaha kecil dari mesin jahit keluarga dapat menjangkau konsumen lintas kota dan membuka lapangan kerja baru.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *