Taman Roci Diresmikan, Ruang Hijau Kecil dengan Dampak Besar bagi Warga Rorotan

Navaswara.com – Di tengah padatnya permukiman Jakarta Utara, sebuah ruang hijau baru perlahan mengambil peran sebagai tempat bernapas bagi warga. Jumat (30/1), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan Taman Roci (Rorotan–Cilincing) di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing. Taman ini bukan sekadar penambahan fasilitas kota, melainkan simbol perubahan cara memandang ruang terbuka hijau yang lebih dekat, membumi, dan fungsional.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan taman tersebut sebagai bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah perkotaan. Berbeda dengan pendekatan sebelumnya yang banyak berfokus pada taman berskala besar, pembangunan Taman Roci menandai arah kebijakan baru yang memberi ruang bagi taman-taman lingkungan berskala kecil.

Menurut Pramono, ukuran bukan lagi ukuran utama. Selama taman mampu memberi manfaat sosial, ekologis, dan rekreasi bagi warga, maka pengembangannya patut didorong.

“Kalau dulu yang dibuat besar-besar, sekarang yang kecil pun selama membawa manfaat bagi masyarakat saya izinkan untuk dikembangkan. Taman Roci ini salah satu contohnya. Jumlahnya banyak sekali, sehingga hampir setiap minggu bisa saja ada peresmian,” ujar Pramono.

Ia menilai, kehadiran taman-taman lingkungan seperti Taman Roci justru memungkinkan manfaat RTH dirasakan lebih merata oleh masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan padat dan minim ruang publik. Dalam konteks perkotaan, taman kecil sering kali menjadi ruang sosial yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari warga.

Lebih jauh, Pramono menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam pembangunan dan pengelolaan taman. Pembangunan Taman Roci melibatkan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, serta partisipasi masyarakat setempat. Kolaborasi ini dinilai sebagai fondasi penting agar penataan lingkungan tidak bersifat sementara.

Sebelum dibangun, kawasan Taman Roci merupakan lahan terbuka yang kurang tertata dan belum memberi manfaat optimal. Kini, lahan tersebut telah bertransformasi menjadi ruang publik hijau yang lebih tertib, aman, dan ramah bagi berbagai kelompok usia.

“Alhamdulillah, sekarang bisa menjadi ruang terbuka hijau yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Yang paling penting, taman ini harus dirawat dan dijaga bersama, jangan sampai hanya menjadi seremonial,” tegasnya.

Taman Roci berdiri di atas lahan seluas sekitar 2.700 meter persegi dan dilengkapi beragam fasilitas pendukung. Di antaranya kolam retensi untuk pengelolaan air, area bermain anak, gazebo, plaza, area urban farming, toilet, serta shelter. Keunikan taman ini terletak pada area tematik kelinci yang dirancang sebagai sarana edukasi lingkungan, terutama bagi anak-anak.

Secara konseptual, Taman Roci dirancang tidak hanya sebagai ruang rekreasi, tetapi juga memiliki fungsi ekologis. Keberadaan kolam retensi dan area hijau diharapkan membantu pengelolaan air sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan Rorotan–Cilincing. Pendekatan ini mencerminkan upaya menghadirkan ruang hijau yang adaptif terhadap tantangan lingkungan perkotaan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Pramono juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak angin kencang di Kelurahan Rorotan. Sebanyak 100 pemilik bangunan dari enam RW menerima bantuan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kondisi darurat yang dialami warga.

Peresmian Taman Roci menegaskan bahwa ruang hijau tidak selalu harus besar untuk memberi arti. Dalam skala yang sederhana, taman lingkungan mampu menjadi ruang temu, ruang belajar, sekaligus ruang harapan bagi warga kota. Dari tempat inilah, kualitas lingkungan dan kebersamaan sosial dapat tumbuh perlahan, dari lingkungan terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *