Navaswara.com — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menegaskan komitmennya mendorong transisi menuju industri perbankan nasional yang berkelanjutan melalui penerapan prinsip green banking.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan pembiayaan yang berpihak pada lingkungan, sosial, dan tata kelola berkelanjutan, termasuk tidak menyalurkan kredit ke sektor ekstraktif seperti batu bara dan sawit.
BTN tercatat sebagai bank pertama di Indonesia yang meraih ESG Rating AA dari MSCI pada 2025, dengan mayoritas portofolio pembiayaan difokuskan pada sektor perumahan rakyat dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Selain itu, BTN juga mengembangkan program rumah rendah emisi, pembiayaan berbasis ekonomi sirkular, hingga inovasi pengelolaan sampah yang dapat dikonversi menjadi pengurang angsuran KPR.
Menurut Nixon, praktik perbankan berkelanjutan tidak perlu menunggu regulasi, melainkan harus didorong oleh kemauan industri keuangan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
