Navaswara.com – Libur panjang kerap menjadi ruang jeda bagi masyarakat untuk pulang, berziarah, atau sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga. Di sejumlah ruas tol utama, pergerakan kendaraan tampak mengalir sejak pagi hingga dini hari, menandai meningkatnya mobilitas warga selama momen libur keagamaan.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 1.232.648 kendaraan keluar dan masuk wilayah Jabotabek selama periode libur Isra Mikraj 2026, yang berlangsung selama empat hari, mulai Kamis, 15 Januari 2026 pukul 06.00 WIB hingga Senin, 19 Januari 2026 pukul 06.00 WIB.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan total kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama. Secara keseluruhan, volume lalu lintas meningkat 0,9 persen dibandingkan kondisi normal.
“Pergerakan kendaraan pada periode Isra Mikraj ini masih didominasi oleh arah Timur, yaitu Trans Jawa dan Bandung sebesar 45 persen, diikuti arah Barat menuju Merak sebesar 30 persen, serta arah Selatan menuju Puncak sebesar 25 persen. Puncak arus keluar tercatat pada 15 Januari 2026,” ujar Rivan.
Selama periode tersebut, Jasa Marga mencatat 613.589 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek, sedikit lebih rendah 0,60 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 617.273 kendaraan.
Rinciannya, arus menuju arah Timur melalui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama mencapai 273.302 kendaraan, meningkat 5,06 persen dari kondisi normal. Sementara itu, arus menuju arah Barat (Merak) melalui GT Cikupa tercatat 186.719 kendaraan, turun 4,69 persen, dan arus ke arah Selatan (Puncak) melalui GT Ciawi mencapai 153.568 kendaraan, lebih rendah 4,76 persen dibandingkan hari biasa.
Pada sisi arus balik, tercatat 619.059 kendaraan kembali memasuki wilayah Jabotabek, meningkat 2,52 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 603.843 kendaraan.
Arus balik dari arah Timur tercatat paling tinggi dengan 275.611 kendaraan, naik 7,68 persen dari kondisi normal. Sementara dari arah Barat tercatat 184.532 kendaraan, turun 3,67 persen, dan dari arah Selatan sebanyak 158.916 kendaraan, meningkat 1,66 persen.
Rivan menegaskan, Jasa Marga terus menjaga kesiapan layanan operasional di seluruh ruas tol Jasa Marga Group untuk memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara konsisten.
“Komitmen tersebut kami wujudkan melalui penguatan manajemen lalu lintas, peningkatan keandalan infrastruktur, pemanfaatan teknologi informasi, serta kolaborasi lintas sektor guna mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan pengguna jalan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna jalan atas kerja sama selama periode libur Isra Mikraj 2026.
“Berkat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Perhubungan, seluruh pemangku kepentingan, serta petugas di lapangan, pengelolaan arus lalu lintas dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali,” tutup Rivan.
Sebagai upaya meningkatkan kenyamanan perjalanan, Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time melalui aplikasi Travoy, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, mencukupi BBM serta saldo uang elektronik, memanfaatkan rest area secara bijak, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
