Navaswara.com – Pesta olahraga disabilitas Asia Tenggara, ASEAN Para Games ke-13 tahun 2025 Thailand, resmi dibuka di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Selasa (20/1) malam. Atlet para angkat berat Indonesia M. Mabruk Arib Dzaky mendapat kehormatan sebagai pembawa Bendera Merah Putih pada upacara pembukaan tersebut.
Upacara pembukaan menjadi momen istimewa sebelum seluruh atlet bersaing memperebutkan medali. Bagi Mabruk, kepercayaan tersebut menjadi pengalaman berharga karena ini merupakan kali pertamanya mengikuti ASEAN Para Games.
“Bersyukur, senang, dan bangga. Apalagi bajunya bagus sekali. Walaupun saya bukan dari NTT, tetapi dari Kalimantan Barat, saya suka baju ini. Acara pembukaan berjalan lancar dan sukses,” ujar Mabruk, atlet kelahiran 29 Februari 2004.
Sebelum defile dimulai, seluruh hadirin di stadion diminta berdiri hening untuk mendoakan Queen Sirikit yang telah meninggal dunia.
Dalam defile kontingen Indonesia, Mabruk tampil mengenakan busana adat Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama dua atlet para tenis meja putri, Agustiningsih dan Sri Wahyuni. Agustiningsih mengenakan busana adat NTT, sementara Sri Wahyuni mengenakan busana adat Bali. Mereka diikuti perwakilan atlet dari 18 cabang olahraga yang tergabung dalam kontingen Indonesia dengan seragam bernuansa putih dan biru.
“Saya senang sekali bisa terpilih. Baru pertama kali ini saya mengikuti acara pembukaan. Hari ini saya memakai baju adat Bali. Bajunya sangat bagus,” kata Sri Wahyuni.
Defile kontingen Indonesia turut dihadiri Ketua NPC Indonesia Senny Marbun, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Reda Manthovani, serta jajaran pengurus NPC Indonesia.
“Kita menampilkan sesuatu yang luar biasa. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia kaya akan budaya dan melambangkan filosofi persatuan. Kita tunjukkan bahwa Indonesia adalah yang terbaik,” ujar anggota tim CdM, Dedy Irwan Virantama.
Ia menambahkan, kesiapan atlet Indonesia tidak diragukan lagi setelah beradaptasi dengan lingkungan dan venue pertandingan. “Mereka siap menjemput kemenangan,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah ASEAN Para Games 2025, Thailand mengusung konsep penyelenggaraan yang menonjolkan nilai kebersamaan dan kebanggaan kolektif melalui motto Create Pride Together. ASEAN Para Games 2025 resmi dibuka oleh Raja Thailand Maha Vajiralongkorn.
Acara pembukaan dimeriahkan dengan pertunjukan tari massal, nyanyian, permainan lampu laser dan LED, serta kembang api. Rangkaian acara ditutup dengan pawai obor secara estafet dan penyalaan api obor di tengah stadion sebagai simbol semangat kebersamaan.
