Navaswara.com — Langit Jakarta tak lagi ramah sejak pagi. Payung kembali terbuka di trotoar, pengendara memperlambat laju kendaraan, sementara pedagang kaki lima menutup lapaknya dengan terpal tipis. Di balik ritme kota yang tetap bergerak, hujan kembali menyapa Ibu Kota pada awal pekan ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Selasa, 13 Januari 2026, dengan potensi hujan petir di sejumlah titik.
Berdasarkan data BMKG, wilayah Administrasi Kepulauan Seribu diperkirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 25–28 derajat Celsius dan kelembapan 74–87 persen. Jakarta Pusat dan Jakarta Utara juga diprediksi diguyur hujan ringan dengan suhu berkisar 22–27 derajat Celsius serta tingkat kelembapan hingga 94 persen.
Untuk wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang dengan suhu 22–27 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 95 persen. Sementara itu, Jakarta Timur diprediksi diguyur hujan ringan dengan suhu 22–28 derajat Celsius.
BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan petir dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada siang hingga sore hari.
Kondisi atmosfer yang lembap meningkatkan potensi hujan disertai petir di beberapa wilayah Jakarta. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Cuaca basah ini turut berdampak pada aktivitas sosial dan ekonomi warga. Sejumlah pelaku UMKM, khususnya pedagang kaki lima dan jasa antar, harus menyesuaikan jam operasional serta perlengkapan kerja mereka demi menjaga keselamatan dan kelancaran usaha.
BMKG menyarankan masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi dan mengambil langkah antisipatif, termasuk mengatur perjalanan, menjaga kondisi tubuh, serta mengamankan barang-barang yang berpotensi terdampak hujan.
