Langit Kelabu Menyapa Jakarta, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir

Navaswara.com – Pagi itu, payung-payung kembali terbuka di trotoar, deru motor melambat, dan genangan kecil mulai muncul di sudut-sudut jalan ibu kota. Di balik langit yang tampak kelabu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan bahwa hujan bukan sekadar basah, tetapi juga bisa membawa risiko petir. Pada Senin, 12 Januari 2026, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga hujan petir berpotensi melanda hampir seluruh wilayah Jakarta.

BMKG melalui laman resminya memprakirakan hujan ringan akan mengguyur Administrasi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan, dengan suhu udara berkisar 22 hingga 27 derajat Celsius dan kelembapan 77 hingga 95 persen.

Sementara itu, potensi hujan petir diprediksi terjadi di Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Di dua wilayah tersebut, suhu udara berada pada rentang 22 hingga 27 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 94 persen.

Prakiraan ini menunjukkan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Jakarta masih cukup labil akibat tingginya kelembapan udara dan aktivitas awan konvektif, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan genangan dan gangguan aktivitas, khususnya di wilayah yang rawan banjir dan titik-titik padat lalu lintas. Pengguna jalan disarankan untuk mengatur waktu perjalanan, sementara pelaku UMKM di ruang terbuka diminta menyiapkan perlindungan tambahan bagi lapak dan peralatan usaha.

Selain berdampak pada mobilitas, cuaca hujan yang terus berulang dalam beberapa hari terakhir turut memengaruhi aktivitas ekonomi harian, mulai dari sektor transportasi hingga perdagangan kecil di kawasan permukiman. Namun, BMKG menegaskan bahwa pemantauan cuaca terus dilakukan dan masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi agar dapat menyesuaikan aktivitas secara aman dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *