Navaswara.com – James Cameron kembali menegaskan dominasinya di industri film global. Sutradara asal Kanada itu mencetak sejarah sebagai orang pertama yang memiliki empat film dengan pendapatan box office di atas USD1 miliar.
Rekor tersebut dipastikan setelah film terbarunya, Avatar: Fire and Ash, menembus pendapatan USD1 miliar hanya dalam 16 hari penayangan. Hingga akhir pekan ketiga, film ini telah mengumpulkan USD1,08 miliar atau sekitar Rp17,3 triliun secara global.
Capaian ini membuat Cameron melaju sendirian di puncak, meninggalkan sutradara-sutradara besar Hollywood lainnya. Sebelumnya, ia telah lebih dulu mencatatkan kesuksesan serupa lewat Titanic (1997), Avatar (2009), dan Avatar: The Way of Water (2022).
Mayoritas pendapatan Fire and Ash datang dari pasar internasional, menegaskan bahwa semesta Pandora masih menjadi magnet kuat bagi penonton di berbagai belahan dunia, di luar Amerika Serikat.
Sebelum rekor ini tercipta, Cameron sempat berbagi pencapaian dengan Joe dan Anthony Russo. Duo sutradara Marvel itu mengoleksi tiga film berpendapatan miliaran dolar lewat Captain America: Civil War, Avengers: Infinity War, dan Avengers: Endgame. Namun dengan Fire and Ash, Cameron resmi unggul dengan empat film.
Meski demikian, performa Fire and Ash masih berada di bawah bayang-bayang dua pendahulunya. Avatar: The Way of Water tercatat menembus USD1 miliar dalam waktu yang lebih singkat. Kendati begitu, film terbaru ini tetap mengamankan tempatnya di jajaran film tersukses sepanjang masa.
Rekor ini sekaligus menegaskan konsistensi James Cameron dalam menghadirkan film berskala besar yang tidak hanya unggul secara visual, tetapi juga menjadi kekuatan utama di box office global.
