7 Manfaat Tape Singkong untuk Kesehatan Tubuh

Navaswara.com – Tape singkong merupakan camilan fermentasi yang rasanya manis-asem dan bikin nagih. Selain enak, proses fermentasinya juga bikin singkong jadi lebih “ramah” buat tubuh.

Kandungan tape seperti karbohidrat, probiotik, serat, vitamin C, dan mineral menjadikannya camilan fermentasi yang bernilai gizi jika Anda konsumsi dengan bijak.

Berikut 7 manfaatnya kalau dikonsumsi secukupnya:

1. Melancarkan Pencernaan
Selama fermentasi muncul bakteri baik / probiotik seperti Lactobacillus. Probiotik ini bantu menjaga keseimbangan bakteri di usus, jadi pencernaan lebih lancar dan kembung berkurang.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Probiotik + kandungan vitamin C dan antioksidan di tape singkong bisa bantu memperkuat sistem imun. Tubuh jadi lebih siap lawan infeksi ringan.

3. Sumber Energi Cepat
Karbohidrat di singkong diubah jadi gula sederhana saat difermentasi. Hasilnya tape cepat dicerna dan jadi sumber energi instan. Cocok buat ganjal lapar sebelum aktivitas.

4. Menjaga Kesehatan Tulang
Tape singkong mengandung kalsium, fosfor, dan sedikit vitamin B kompleks. Kombinasi ini bantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah keropos tulang sejak dini.

5. Membantu Menurunkan Kolesterol
Serat dan senyawa hasil fermentasi di tape bisa mengikat kolesterol jahat di usus. Kalau dikonsumsi rutin dalam porsi wajar, bisa bantu jaga kadar kolesterol tetap stabil.

6. Baik untuk Kesehatan Jantung
Kalium di singkong tetap ada setelah difermentasi. Kalium bantu mengatur tekanan darah dan menjaga irama jantung tetap normal.

7. Mengandung Antioksidan Alami
Proses fermentasi meningkatkan senyawa antioksidan. Antioksidan ini bantu melawan radikal bebas, jadi bisa memperlambat penuaan sel dan jaga kulit tetap sehat.

Agar manfaat tape singkong bisa maksimal, perlu diperhatikan hal-hal berikut.

1. Konsumsi secukupnya: 2-3 sendok makan per hari sudah cukup. Kebanyakan bisa bikin perut kembung karena gas dari fermentasi.

2. Hati-hati untuk diabetes: Karena rasanya manis, kadar gula tape cukup tinggi. Penderita diabetes sebaiknya tanya dokter dulu.

3. Pastikan matang sempurna: Tape yang gagal fermentasi bisa mengandung senyawa sianida dari singkong. Ciri tape bagus: wangi, tidak pahit, dan tidak berlendir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *