Navaswara.com — Labuan Bajo tidak hanya menyuguhkan pesona lanskap Taman Nasional Komodo. Wisatawan kini bisa menikmati keindahan alam sekaligus mendalami warisan tradisi Flores yang kaya dalam satu momen.
Pengalaman unik ini dihadirkan oleh AYANA Komodo Waecicu Beach lewat program KISIK Seafood and Grill Living the Heritage. Acara spesial ini digelar setiap Jumat dan Minggu sore, tepat saat matahari terbenam di Teluk Waecicu.
Selama ini banyak turis kesulitan menyaksikan pertunjukan budaya Manggarai karena harus mengatur jadwal terpisah ke desa adat. Lewat program ini, berbagai tradisi lokal dikemas rapi dan dihadirkan langsung di tepi pantai.
Ada Duel Cambuk Sampai Tari Bambu
Begitu tiba di lokasi, para tamu langsung disambut dengan upacara penghormatan Tiba Meka yang sakral. Suasana makan malam kemudian menjadi semakin seru berkat atraksi Tari Caci.
Pertunjukan ini memperlihatkan duel seremonial menggunakan cambuk dan perisai yang membutuhkan ketangkasan tinggi. Tabuhan gong serta gendang yang bertalu-talu membuat atmosfer senja terasa semakin magis.
Tidak hanya menonton, pengunjung juga diajak berinteraksi lewat tari Rangku Alu. Permainan melompati bilah bambu ini selalu berhasil memancing gelak tawa dan kebersamaan. Sentuhan syahdu dari petikan alat musik sasando asal Pulau Rote turut menemani sepanjang malam.

Seafood Segar Dibakar di Atas Arang
Soal hidangan kuliner, menu yang disajikan menonjolkan kesegaran hasil laut tangkapan lokal. Semua hidangan laut dipanggang langsung di atas bara arang menggunakan racikan rempah tradisional yang khas.
Pengunjung bisa memilih kombinasi ikan, cumi-cumi, kerang, hingga udang segar. Bagi yang ingin memanjakan lidah, tersedia juga pilihan menu istimewa dengan porsi lobster yang melimpah.
Sebagai penutup, ada perpaduan rasa lokal dan modern yang memikat. Mulai dari pisang goreng klasik berbahan pisang lokal hingga moringa financier yang disajikan bersama raspberry mousse.
Paket makan malam istimewa ini dibanderol dengan harga mulai Rp800.000++ per orang. Langkah ini menjadi wujud kolaborasi bersama para seniman lokal demi menjaga kelestarian tradisi Flores agar terus hidup sekaligus memberi dampak ekonomi positif bagi warga sekitar.
