Navaswara.com — Di bawah terik siang dan deru kendaraan yang tak pernah berhenti, para pengemudi ojek online tetap setia menjemput rezeki. Di antara helm dan jaket yang menjadi identitas mereka, hari itu hadir sesuatu yang berbeda sapaan hangat dan uluran tangan yang membawa rasa diperhatikan.
Polda Metro Jaya menyalurkan 350 paket sembako kepada para pengemudi ojek online dalam kegiatan Jumat Peduli yang digelar di depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (24/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri menghadirkan pendekatan humanis melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa program Jumat Peduli merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya pekerja sektor informal yang setiap hari berada di garis depan aktivitas ekonomi.
“Jumat Peduli ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja keras di lapangan. Polri ingin terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berbagi dan memberikan manfaat langsung,” ujarnya.
Para pengemudi ojek online yang menerima bantuan menyambut kegiatan ini dengan antusias. Bagi mereka, bantuan sembako tersebut tidak hanya meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bentuk perhatian yang memberikan semangat tambahan dalam bekerja.
Dari perspektif sosial, kegiatan ini memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan publik melalui aksi nyata. Sementara dari sisi ekonomi, bantuan tersebut turut membantu menjaga daya beli kelompok pekerja harian yang rentan terhadap fluktuasi pendapatan.
Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan serupa secara berkelanjutan, sebagai bagian dari peran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan sehari-hari.
Melalui langkah kecil yang berdampak langsung, Jumat Peduli menjadi pengingat bahwa kehadiran negara dapat dirasakan tidak hanya dalam kebijakan, tetapi juga dalam kepedulian yang nyata di tengah masyarakat.
