Navaswara.com — Sore itu, suasana hangat terasa di tengah para pelari yang bersiap, bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga merayakan semangat kebersamaan. Di antara tawa dan obrolan ringan, harapan besar tumbuh bahwa sebuah langkah kecil di lintasan bisa membawa dampak lebih luas bagi kota dan masyarakatnya.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, menghadiri kegiatan Carbo Loading: Malang Half Marathon pada Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju pelaksanaan Malang Half Marathon yang untuk pertama kalinya digelar pada Minggu (26/4/2026) di Kota Malang.
Dalam kesempatan tersebut, Taufik menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh pemerintah terhadap penyelenggaraan event ini. Ia menilai Malang Half Marathon tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan.
“Saya mewakili pemerintah sangat mendukung event olahraga ini. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Malang,” ujarnya.
Malang Half Marathon sendiri akan dimulai dari Balai Kota Malang dan berakhir di Stadion Gajayana, dengan tiga kategori lomba yakni 5K, 10K, dan 21K. Event ini terbuka bagi berbagai kelompok usia, mulai dari kategori umum, master 40+, hingga U-18 untuk putra dan putri.
Lebih lanjut, Taufik berharap kegiatan ini dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan, bahkan menembus skala nasional dan internasional. Menurutnya, potensi sport tourism menjadi kekuatan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Semoga Malang Half Marathon tidak berhenti di tahun ini, tetapi bisa terus berlanjut ke depannya. Event ini sangat baik untuk pengembangan sport tourism sekaligus memperkenalkan Kota Malang di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Ketua Penyelenggara, Gilang Widya Pramana, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event ini menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-112 Kota Malang. Ia optimistis kegiatan ini mampu memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
“Semoga event lari ini dapat menjadi kebanggaan Kota Malang dan juga nasional. Saya yakin kehadiran event ini akan memberikan dampak positif, khususnya dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, turut mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menilai event tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Malang sebagai destinasi sport tourism.
“Ini menjadi langkah penting untuk menjadikan Malang sebagai salah satu destinasi sport tourism,” ujarnya.
Dari perspektif ekonomi, penyelenggaraan event olahraga seperti Malang Half Marathon membuka peluang bagi sektor UMKM, pariwisata, hingga industri kreatif lokal untuk tumbuh. Sementara dari sisi sosial, kegiatan ini memperkuat gaya hidup sehat dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Malang Half Marathon diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol kebangkitan kota melalui olahraga, yang mampu menggerakkan ekonomi dan memperluas daya tarik Indonesia di mata dunia.
