Navaswara.com – Jawa Tengah memang mempunyai banyak hal yang membuat provinsi ini layak diperhitungkan. Selama ini, nama Borobudur, batik Pekalongan, lumpia Semarang, hingga keraton di Solo lebih dulu dikenal masyarakat luas.
Di balik daya tarik budaya dan pariwisatanya, Jawa Tengah menyimpan kekuatan lain. Mulai dari jumlah kabupaten dan kota, industri manufaktur, pertanian, pendidikan, konektivitas, hingga biaya hidup yang relatif terjangkau.
Berikut sejumlah keunggulan Jawa Tengah yang mungkin belum banyak diketahui.
1. Punya 35 Kabupaten dan Kota
Jawa Tengah terdiri atas 29 kabupaten dan 6 kota. Jumlah tersebut membuat provinsi ini memiliki bentang wilayah yang luas dengan karakter daerah yang beragam.
Keragaman itu terlihat dari bahasa, tradisi, kuliner, kesenian, hingga potensi ekonomi di setiap wilayah. Semarang berkembang sebagai pusat pemerintahan dan bisnis, sementara Solo, Pekalongan, Jepara, hingga Banyumas memiliki kekuatan budaya dan ekonomi masing-masing.
2. Salah Satu Basis Industri Manufaktur Penting
Jawa Tengah juga punya peran besar dalam sektor manufaktur. Sejumlah kawasan di Semarang, Kendal, Boyolali, Sukoharjo, hingga Sragen berkembang sebagai lokasi industri tekstil, garmen, alas kaki, furnitur, serta berbagai produk manufaktur lainnya.
Produk dari industri tersebut tidak berhenti di pasar domestik. Sebagian di antaranya masuk rantai pasok ekspor dan dipasarkan ke berbagai negara.
Perkembangan kawasan industri turut membuka lapangan kerja sekaligus mendorong tumbuhnya sektor pendukung, mulai dari logistik hingga jasa.
3. Konektivitas Terus Berkembang
Posisi Jawa Tengah yang berada di jalur utama Pulau Jawa membuat konektivitas menjadi salah satu kekuatan penting. Jalur Pantura, jalan tol Trans Jawa, jalur kereta api, pelabuhan, serta bandar udara menghubungkan berbagai wilayah di provinsi tersebut.
Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang menjadi salah satu pintu logistik dan perdagangan. Sementara Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani melayani mobilitas penumpang serta mendukung aktivitas ekonomi di kawasan Semarang dan sekitarnya.
Konektivitas tersebut juga membuat distribusi barang dari kawasan industri dan sentra produksi pertanian lebih mudah menjangkau berbagai daerah.
4. Salah Satu Lumbung Pangan Nasional
Sektor pertanian menjadi kekuatan lain Jawa Tengah. Sejumlah daerah seperti Grobogan, Demak, Sragen, Klaten, Pati, hingga Cilacap memiliki kawasan pertanian yang berperan dalam produksi pangan.
Padi menjadi salah satu komoditas utama. Selain beras, berbagai daerah di Jawa Tengah juga menghasilkan jagung, bawang merah, kedelai, serta komoditas hortikultura lainnya.
Kondisi geografis dan lahan pertanian yang luas membuat sektor pangan tetap punya posisi penting dalam perekonomian daerah.
5. Punya Perguruan Tinggi dan Ekosistem Riset
Jawa Tengah juga memiliki sejumlah perguruan tinggi yang menjadi pusat pendidikan dan penelitian. Universitas Diponegoro di Semarang dan Universitas Sebelas Maret di Solo menjadi dua nama yang cukup dikenal di tingkat nasional.
Bidang penelitian yang berkembang pun beragam, mulai dari kesehatan, teknologi, pangan, kelautan, hingga energi. Keberadaan perguruan tinggi tersebut ikut mendorong pertumbuhan kota-kota pendidikan seperti Semarang, Solo, dan Purwokerto.
Kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah turut menghidupkan sektor hunian, kuliner, transportasi, serta ekonomi kreatif di kota-kota tersebut.
6. Punya Banyak Destinasi Wisata dengan Karakter Beragam
Borobudur memang menjadi salah satu ikon wisata terbesar di Jawa Tengah. Namun, pilihan destinasi di provinsi ini jauh lebih beragam.
Dieng menawarkan lanskap pegunungan dan fenomena embun es, sementara Karimunjawa dikenal lewat kawasan kepulauan dan wisata baharinya. Di Banyumas, Baturraden menjadi pilihan wisata alam di kawasan lereng Gunung Slamet.
Ada pula kawasan Kota Lama Semarang, Candi Gedong Songo, Dataran Tinggi Dieng, hingga berbagai desa wisata yang berkembang di sejumlah kabupaten.
Keragaman tersebut membuat Jawa Tengah punya pilihan wisata mulai dari sejarah, budaya, kuliner, alam, hingga bahari.
7. Biaya Hidup Relatif Terjangkau
Keunggulan lain yang membuat sejumlah kota di Jawa Tengah menarik untuk ditinggali adalah biaya hidup yang relatif terjangkau dibandingkan sejumlah kota metropolitan di Indonesia.
Semarang, Solo, dan Purwokerto memiliki pilihan hunian, kuliner, transportasi, serta fasilitas publik dengan rentang harga yang cukup beragam.
Perkembangan transportasi perkotaan, pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan, ruang publik, serta kawasan komersial juga membuat kebutuhan sehari-hari semakin mudah dipenuhi.
Tak heran jika kota-kota di Jawa Tengah mulai dilirik sebagai tempat tinggal maupun lokasi untuk mengembangkan usaha.
Jawa Tengah punya wajah yang jauh lebih beragam daripada gambaran tentang Borobudur, batik, atau kuliner tradisional. Kekuatan industri, pertanian, pendidikan, konektivitas, dan pariwisata membuat provinsi ini punya peran penting dalam peta ekonomi Pulau Jawa.
Potensi tersebut juga tersebar dari wilayah pesisir hingga pegunungan. Setiap daerah membawa kekuatan masing-masing, sehingga Jawa Tengah punya banyak alasan untuk terus diperhitungkan.
